Museum NTB Jajaki Kolaborasi Sejarah Budaya Australia

  • 09 Feb 2026 16:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, NTB - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperluas jejaring internasional di bidang sejarah dan kebudayaan. Terbaru, Museum NTB menjajaki peluang kolaborasi dengan Museum of Sydney yang berlokasi di Kota Sydney, Australia.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan pihaknya mendapat undangan resmi dari Museum of Sydney untuk memaparkan pengelolaan koleksi dan praktik pelestarian budaya. Undangan tersebut menjadi langkah awal penguatan kerja sama antarmuseum lintas negara.

“Ada penawaran dengan Museum of Sydney. Saya selaku Kepala Museum NTB diundang untuk hadir memberikan pemaparan,” kata Nuralam, Senin, 9 Februari 2026.

Nuralam menyebutkan agenda kunjungan ke Museum of Sydney dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Momentum tersebut dinilai strategis untuk memperkenalkan keunggulan Museum NTB dalam pengelolaan artefak budaya.

Menurut dia, Museum NTB memiliki kekuatan pada perawatan koleksi keris dan wastra tradisional. Keunggulan tersebut menjadi daya tarik bagi museum-museum internasional, termasuk di Australia.

Fokus kerja sama yang dijajaki meliputi pertukaran pengetahuan mengenai perawatan koleksi artefak. Selain itu, kerja sama juga mencakup pelestarian warisan budaya dan penguatan manajemen museum modern.

“Kami berdiskusi tentang perawatan koleksi karena di Australia banyak kolektor keris,” ujar Nuralam. Salah satu keahlian Museum NTB, kata dia, adalah menjaga koleksi artefak asal NTB agar tetap terawat dengan baik.

Ia menambahkan pihaknya juga akan berbagi praktik perawatan kain tenun dan tradisi tekstil khas perajin NTB. Pengetahuan tersebut dinilai penting untuk memperkaya pemahaman lintas budaya.

Di sisi lain, Museum NTB juga akan mempelajari pengelolaan museum modern yang diterapkan di Australia. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola museum di daerah.

Berdasarkan catatan sebelumnya, pada 2025 Museum NTB telah menjalin kerja sama dengan tiga museum besar di Australia. Museum tersebut antara lain Museum and Art Gallery of the Northern Territory, Art Gallery of South Australia (AGSA), dan Australian Museum.

Rencana kolaborasi dengan Museum of Sydney menambah daftar kemitraan internasional Museum NTB di Australia. Hal ini memperkuat posisi Museum NTB sebagai institusi budaya yang aktif di tingkat global.

Nuralam berharap kerja sama tersebut dapat menjadi sarana diplomasi budaya antara Indonesia dan Australia. Melalui kolaborasi ini, Museum NTB diharapkan semakin dikenal di kancah internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....