Prof Hidayat Lanjut Pimpin KONI DKI Periode 2026–2030
- 06 Feb 2026 18:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Prof Hidayat Humaid kembali terpilih sebagai Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Ke-XIII di Ancol, Jakarta Utara, Kamis 5 Februari 2026.
Agenda Musorprov ini dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Turut hadir Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.
Kemudian, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Subki. Serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Andri Yansyah.
Dalam kesempatan ini, Pramono menegaskan target besar bagi olahraga Ibu Kota. Tak tanggung-tanggung, Pramono mematok target menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Pesan saya hanya satu. Saya ingin Jakarta jadi juara umum pada PON 2028. Ini pesan saya kepada KONI DKI dan Kadispora,” ujar Pramono.
Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh mendukung target tersebut melalui kebijakan yang berpihak pada pembinaan olahraga serta kesiapan anggaran. “Target kita jelas, Jakarta harus juara umum. Jangan tanya lagi, harus juara umum,” katanya.
Menurut Pramono, Jakarta memiliki modal kuat untuk mewujudkan ambisi tersebut. Mulai dari fasilitas olahraga yang lengkap, pemanfaatan teknologi olahraga modern, hingga sistem pembinaan atlet yang semakin terstruktur.
Ia juga menyatakan kesiapan Jakarta mendukung berbagai agenda olahraga nasional. Termasuk rencana PON Pantai di Ancol serta kemungkinan dukungan penyelenggaraan PON 2028.
Selain itu, Pemprov DKI memastikan dukungan anggaran pembinaan atlet dilakukan sejak dini secara transparan dan berkelanjutan bersama dewan di Kebon Sirih. Khususnya, Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Sementara itu, Prof Hidayat Humaid menegaskan kesiapannya mengemban amanah besar untuk membawa Jakarta meraih prestasi tertinggi di PON 2028. “Target juara umum adalah harga mati yang tidak bisa ditawar,” kata Hidayat.
Mengusung visi Jakarta Menuju Prestasi Global, Hidayat memaparkan sejumlah misi strategis. Antara lain memperkuat pembinaan atlet menuju PON 2028, memberikan pelayanan optimal bagi atlet dan pelatih.
Kemudian, mendukung pembentukan tim nasional, menerapkan tata kelola organisasi yang transparan. Serta memperkuat kerja sama kelembagaan olahraga.
Dalam program kerja, KONI DKI telah menyiapkan timeline Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) bertahap hingga 2028. Pada 2026, Pelatda akan diikuti seluruh cabang olahraga PON dengan sekitar 1.700 atlet.
Ditambah Pelatda lapis kedua sebanyak 270 atlet, partisipasi dalam kejuaraan nasional dan internasional, penggunaan pelatih asing. Serta training camp bagi atlet proyeksi peraih emas.
Memasuki 2027, fokus diarahkan pada babak kualifikasi PON 2028 dengan target meloloskan sebanyak mungkin atlet dan cabang olahraga. Sementara pada 2028, pembinaan difokuskan pada Pelatda final menuju PON, termasuk uji coba nasional dan internasional serta training camp intensif.
“Dengan kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Jakarta diyakini bisa menjadi juara umum pada PON 2028,” ucap Hidayat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....