Akses Jalan Sikundo Kembali Terbuka Pascabanjir Bandang
- 03 Feb 2026 17:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Sikundo - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jalan menuju kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo kini kembali terbuka. Jalan tersebut sudah dapat dilintasi kendaraan roda empat setelah sempat terisolasi akibat banjir bandang.
Bencana banjir bandang terjadi pada Rabu, 26 November 2025 lalu. Sejak saat itu, akses darat menuju Kecamatan Pante Ceureumen terputus total.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan semua pihak. Akses jalan ke Sikundo sudah bisa dilintasi kendaraan,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menjelaskan proses pembangunan akses jalan menghadapi berbagai tantangan alam. Tingginya debit air sungai kerap menghambat pekerjaan di lapangan.
Meski telah dapat dilalui kendaraan, kondisi jalan masih tergolong rawan rusak kembali. Ruas jalan tersebut merupakan jalur lama yang berubah menjadi aliran sungai pascabanjir bandang.
Tarmizi mengatakan pemerintah daerah tetap mempertahankan jalur pembangunan di lokasi semula. Jalur tersebut dinilai sebagai akses terdekat menuju kawasan terpencil Sikundo.
Sejak bencana banjir bandang melanda Aceh Barat, sebanyak 57 kepala keluarga atau 195 jiwa warga Desa Sikundo sempat terisolasi. Kerusakan badan jalan membuat bantuan sulit masuk ke wilayah tersebut.
Ia mengakui kondisi isolasi tersebut berdampak pada keterbatasan akses pangan dan obat-obatan. Ratusan warga harus bertahan dengan keterbatasan logistik selama berbulan-bulan.
Sebagai langkah darurat, pemerintah menyalurkan bantuan melalui jalur sungai menggunakan perahu. Bantuan juga dikirim menggunakan helikopter sejak akhir November 2025.
Dengan selesainya perbaikan akses jalan, warga KAT Sikundo kini tidak lagi terisolasi. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat menjangkau kawasan tersebut.
“Keberhasilan ini berkat kolaborasi kuat Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, DPRK, TNI, Polri. Dan seluruh komponen masyarakat,” ujar Tarmizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....