Kodam IX/Udayana Lakukan Pembersihan di Kedonganan dan Kuta
- 03 Feb 2026 12:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Badung - Kodam IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema 'Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda dan Masyarakat'. Bersih-bersih sampah tersebut dilakukan di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta, Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan tersebut melibatkan ribuan personel lintas instansi. Upaya bersih-bersih sampah ini dilakukan sebagai bentuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir Pulau Bali. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Pantai Kedonganan. Sementara, pelaksanaan di Pantai Kuta dipimpin Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo W.G. Bersih-bersih sampah ini melibatkan sekitar 2.500 personel dari unsur TNI, Polri, dan BPBD. Selain itu juga Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, masyarakat, komunitas lingkungan, serta pelajar. Dalam sambutannya, Kasdam mengajak seluruh peserta untuk bersih-bersih sampah laut dengan penuh keikhlasan dan semangat. Selain itu juga tetap mengutamakan faktor keamanan. "Pembersihan sampah di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Khususnya demi mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman bagi semua," ujar Taufiq. "Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala. Tujuannya agar kebersihan dan keindahan pantai di Bali tetap terjaga secara berkelanjutan," kata Kasdam. Berbagai sarana pendukung digunakan untuk melakukan bersih-bersih sampah. Bahkan, penggunaan alat berat (beko) untuk pengerukan sampah, kendaraan beach cleaner, hingga mobil truk pengangkut sampah. Sementara, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri. Sinergi tersebut juga melibatkan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Adapun, Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan, Kodam IX/Udayana berkomitmen mendukung kegiatan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan. Ia berharap aksi ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga kebersihan pantai sebagai aset pariwisata dan kebanggaan Bali.
Baca juga : Presiden Soroti Pantai Bali Kotor Jadi Ancaman Pariwisata Nasional Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi pantai Bali yang kotor dan dipenuhi sampah. Kondisi itu dinilai mengancam citra Bali sebagai destinasi wisata utama. Presiden mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah menjaga kebersihan kawasan pariwisata. Menurut Kepala Negara, sampah dapat mengurangi minat wisatawan berkunjung ke Bali. "Ini maaf ya, gubernur, bupati dari Bali, ini real loh kondisi Bali bulan Desember 2025. Ini pantai Bali loh," kata Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026. "Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah? Apa susahnya sih?" ucap Presiden.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....