Malam ini Genangan di Jakarta Tersisa 5 RT
- 31 Jan 2026 19:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui jumlah titik genangan banjir, Sabtu 31 Januari 2026. Per pukul 18.00 WIB malam ini, BPBD DKI mencatat jumlah titik genangan sudah tinggal tersisa 5 RT di Jakarta.
Rinciannya, satu RT berada di Kelurahan Kapuk Muara dan empat RT di Kelurahan Marunda. Adapun ketinggian air berkisar antara 25 hingga 45 sentimeter.
Genangan ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/1) kemarin. Hal ini kemudian memicu kenaikan status sejumlah pos pantau dan pintu air ke level Waspada atau Siaga 3.
Kenaikan muka air tercatat di Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu. Serta Pintu Air Manggarai dan Karet dalam rentang waktu Rabu hingga Kamis dini hari.
Kondisi tersebut berdampak pada meluapnya Kali Angke dan Kali Nagrak. Sehingga menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga.
Sementara itu, sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang kini telah dilaporkan surut, di antaranya Kelurahan Cawang sebanyak lima RT, Bidara Cina empat RT. Kemudian, di Kampung Melayu 18 RT, Pejaten Timur satu RT, serta masing-masing satu RT di Kapuk Muara dan Marunda.
Untuk penanganan warga terdampak, BPBD mencatat adanya lokasi pengungsian di Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Marunda. Sebanyak 20 kepala keluarga atau 40 jiwa mengungsi di Masjid Nurul Jannah.
Sementara 62 kepala keluarga dengan total 225 jiwa menempati SD Robiatul Adawiyah. BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan serta penyedotan air di titik-titik genangan.
Dalam hal ini, pemantauan dilakukan bersama unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Petugas juga memastikan saluran air berfungsi optimal serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi selama 24 jam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....