Pencemaran Limbah Rumah Tangga di Kota Tangerang Memprihatinkan
- 27 Jan 2026 14:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Pencenaran limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah di Kota Tangerang sudah sangat memprihatinkan. Hal tersebut berdasarkan laporan dan pengaduan yang diterima Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.
"Tadikan disebutkan 30 persen dari jumlah, memang beberapa pengaduan yang masuk ke kami. Terutama pencemaran limbah rumah tangga kurang lebih salah satunya adalah dari minyak yang tidak sesuai dengan standar teknis," ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Tangerang, Hendry Pratama Syahputra, Selasa 27 Januari 2026.
Menurutnya, hal tersebut menjadi tugas DLH, selain sosialisasi juga melakukan pengawasan. "Nah ini dengan adanya program dari Alphamart ini sebenarnya membantu tugas kami sih dari DLH," ucapnya.
Dimana, sambung Hendry, mengajak masyarakat bagaimana mengolah salah satu limbah rumah tangga seperti minyak jelantah ini menjadi ekonomi sirkuler. Karena banyak masyarakat yang belum mengetahui dengan adanya kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini.
"Kegiatan ini mudah-mudahan nanti media juga bisa menyampaikan. Memang sih sekarang Kota Tangerang baru ada tiga mesinnya ya dan kita sih berharap nanti bisa ditambah," kata dia.
Karena, lanjutnya, jumlah UMKM di Kota Tangerang in cukup banyak sekali sehingga penggunaan kebutuhan minyak goreng di Kota Tangerang juga cukup tinggi. "Mudah-mudahan nanti bisa dimanfaat oleh masyarakat di Kota Tangerang," ujarnya.
Dia menambahkan selain itu DLH juga bekerjasama dengan Dinas Perimahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang dalam pemananganan limbah rumah tangga. "Ada Dinas Perkim juga ya untuk Ipal domestiknya, ini juga nanti kita akan konfirmasi untuk pembinaannya," ucap Hendry.
Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin mengaku mengawali 2026, Alfamart kembali memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan, melalui perluasan program pengumpulan minyak jelantah. Saat ini telah mengoperasikan 100 unit kotak ucollect yang tersebar di 18 kota di Indonesia.
"Kotak ucollect merupakan mesin penukaran minyak jelantah yang memungkinkan masyarakat mengonversikan limbah minyak goreng menjadi saldo rupiah. Kini, manfaat tersebut semakin bertambah seiring rampungnya integrasi aplikasi Alfagift dengan noovoleum, sebagai operator kotak ucollect," kata Solihin.
Melalui integrasi ini, saldo rupiah hasil penukaran minyak jelantah dapat dikonversikan menjadi A-Poin Alfagift yang dapat digunakan untuk berbelanja di gerai Alfamart. Selain itu, setiap konversi juga mendapatkan bonus 500 A-Poin dengan minimal penukaran senilai Rp5.500/liter melalui aplikasi ucollect.
"Keberadaan kotak ucollect digerai Alfamart diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengelola limbah minyak jelantah secara bertanggung jawab. Ini menjadi solusi agar minyak jelantah tidak dibuang sembarangan," ucapnya.
Solihin menambahkan, integrasi Alfagift dengan Noovoleum telah selesai sepenuhnya dan memberikan nilai tambah bagi konsumen Alfamart. "Ini juga sebagai kampanye untuk mengajak lebih banyak masyarakat dapat bertanggung jawab terhadap pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah" kata dia.
CEO Noovoleum Indonesia, Sendy Soeriaatmadja menyebut, pencapaian 100 kotak ucollect sebagai hasil kolaborasi yang terus berkembang sejak pertama kali program ini diluncurkan pada Februari 2025.
"Saat awal peluncuran kotak ucollect di Alfamart baru tersedia di 10 gerai. Dalam waktu satu tahun, berkat akselerasi dan komitmen bersama, jumlahnya meningkat menjadi 100 unit," ujar Sendy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....