Banjir Kapuk Muara Diwarnai Tumpukan Sampah
- 24 Jan 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Banjir masih merendam kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara sejak tiga hari belakangan. Selain genangan air, banjir juga dihadapkan pada tumpukan sampah yang terbawa arus hingga berserakan di sejumlah ruas jalan.
Sampah mulai muncul sejak Jumat, 23 Januari 2026 malam, seiring naiknya permukaan air akibat hujan dan banjir rob. “Semalam air naik, sampah-sampah ikut muncul dan akhirnya menumpuk di jalan,” kata Ketua RT 05/05 Kelurahan Kapuk Muara, Samsul Arifin saat ditemui, Sabtu, 24 Januari 2026.
Menurutnya, tumpukan sampah memperparah kondisi lingkungan dan dikhawatirkan memicu masalah kesehatan jika tidak segera ditangani. Sejak kemarin warga bersama pengurus lingkungan melakukan gotong royong untuk memindahkan sampah ke pinggir jalan.
“Kami sudah gotong royong bersama warga supaya sampah tidak menghambat aktivitas dan aliran air. Tapi setelah banjir surut nanti, kami mohon bantuan pihak terkait untuk pengangkutan sampah,” katanya, mengungkapkan.
Diketahui, banjir di Kapuk Muara terjadi sejak dua hari lalu dan dipicu kombinasi banjir rob dan hujan dengan intensitas tinggi. Meski genangan mulai berangsur surut, hingga kini warga masih membutuhkan bantuan, terutama makanan siap saji.
Adapun wilayah yang terdampak banjir berada di tiga RW, yakni RW 01, RW 04, dan RW 05. Posko pengungsian telah didirikan di Sekretariat RW 05.
| Baca juga: BPBD DKI: Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 |
“Alhamdulillah belum ada laporan warga yang sakit berat. Paling hanya keluhan ringan, dan sudah ditangani di posko kesehatan,” ujarnya.
Salah seorang warga Kapuk Muara Dani (52) mengatakan, kondisi banjir sangat mengganggu aktifitas warga. Menurutnya kawasan Kapuk Muara merupakan lingkungan sibuk setiap harinya.
"Sangat mengganggu, apalagi banjir sudah sejak kemarin. Karena di sini banyak sekali aktifitas, seperti pekerja dan lalu lalang masyarakat," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....