Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Pascabencana Aceh Tamiang
- 20 Jan 2026 22:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan infrastruktur sanitasi pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan lingkungan dan dapat segera memulihkan layanan dasar masyarakat terdampak.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Rantau di Aceh Tamiang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan sanitasi pascabencana berjalan efektif dan terarah.
Menteri Dody menegaskan pemulihan infrastruktur sanitasi menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. “Sanitasi yang berfungsi dengan baik adalah kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima rri.co.id pada Selasa, 20 Januari 2026.
Selama sepuluh hari terakhir, Kementerian PU membersihkan kawasan TPA dan IPLT terdampak material bencana melalui BPBPK Kementerian PU. Kegiatan ini juga melibatkan program padat karya guna mempercepat pemulihan sekaligus mendukung ekonomi warga setempat.
TPA Rantau saat ini menjadi prioritas karena masih menggunakan sistem open dumping yang berisiko pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Fokus pekerjaan diarahkan pada pembersihan jalan akses, serta penanganan material yang menghambat operasional dan mobilitas.
Memasuki tahap rehabilitasi, PU merencanakan peningkatan kualitas pengelolaan sanitasi berkelanjutan. Langkah ini meliputi pengadaan armada tinja, tangki septik beserta bioaktivator, serta pendampingan tata kelola teknis.
Untuk TPA Rantau, penanganan mencakup perbaikan sel landfill dan pembangunan sel baru.
Sementara IPLT Rantau direhabilitasi melalui pembersihan area dan perbaikan unit pengolahan lumpur.
Secara regional, PU juga meningkatkan layanan sanitasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga lingkungan, menekan risiko kesehatan, dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....