Kunjungan Prabowo Bangkitkan Semangat Sekolah di Aceh Tamiang
- 07 Jan 2026 18:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Aceh Tamiang: Kepala SMA Negeri 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang, Saiful, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai kunjungan Presiden pascabanjir memberi semangat guru dan siswa kembali melanjutkan aktivitas belajar mengajar.
“Selama bencana ini beliau sudah dua kali berkunjung ke Aceh dan membawa bantuan. Dengan semangat beliau, sekolah ini bisa kembali beraktivitas,” ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima rri.co.id, Rabu (7/1/2026).
Saiful mengatakan kondisi sekolah kini berangsur normal dan ruang kelas telah dapat digunakan. Selain itu, aliran listrik juga telah kembali menyala setelah sebelumnya terdampak banjir.
Ia mengaku bersyukur sekolah yang ia pimpin dapat kembali aktif. Saiful berharap para siswa sebagai generasi penerus bangsa kembali bersemangat dalam belajar dan meraih prestasi.
“Dengan mulai sekolah ini, saya sangat bergembira melihat guru-guru dan anak-anak begitu semangat serta antusias kembali ke sekolah. Selama ini kondisinya berbeda karena kami semua terdampak banjir, bahkan satu orang siswa kami meninggal dunia,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan persiapan dilakukan bersama guru sejak pembersihan hingga penyiapan fasilitas belajar. Saiful menyebut, untuk pembersihan lumpur dilakukan secara gotong royong oleh para guru.
“Saya minta tanpa pemaksaan, bagi yang ringan langkah, tidak ada kendala apapun yang bisa hadir di sekolah. Alhamdulillah disambut baik oleh rekan-rekan, kolega, kawan-kawan guru semua,” kata Saiful.
Selain itu, Saiful juga mengambil kebijakan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu biaya pembersihan ruang kelas. Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena sebagian besar guru juga terdampak bencana.
Saiful juga turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu pemulihan sekolah, termasuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). Ia menyebut, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti datang langsung meninjau dan memberikan bantuan school kit serta fasilitas belajar bagi siswa.
“Pak Menteri sudah meninjau langsung lingkungan sekolah kami, bangunan-bangunan mana yang rusak. Terus ke depan Pak Menteri sudah berjanji untuk memberikan bantuan perbaikan” ujarnya.
Sementara itu, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta menumbuhkan kembali semangat belajar para siswa. Ia juga mendorong sekolah-sekolah yang kondisinya telah normal untuk segera menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.
Mu’ti menyebut, Kemendikdasmen menyiapkan kurikulum darurat sesuai kondisi sekolah terdampak. Kurikulum tersebut dapat diterapkan selama tiga bulan, satu tahun, atau lebih tergantung kondisi masing-masing sekolah.
“Yang penting mereka sekolah walaupun tidak pakai seragam. Tadi anak-anak ada yang belum menggunakan seragam, tapi semangat mereka untuk belajar ini yang harus kita pupuk dan tingkatkan,” kata Mendikdasmen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....