Mengenal RDF, Solusi Pengolahan Limbah jadi Energi
- 23 Sep 2025 09:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Jakarta tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Ketinggian sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, mencapai 59 meter dan mendekati kondisi 'over topping' (luapan gelombang).
Pemprov DKI Jakarta sampai saat ini, melakukan berbagai upaya untuk memperlambat laju timbunan sampah di TPA Bantar Gebang. Diantaranya, dengan pengurangan sampah di sumber melalui porgram bank sampah dan bubidaya maggot.
Selain itu, juga membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Merah putih. Serta, pengembangan Refuse Derived Fuel (RDF) di Bantar Gebang.
RDF merupakan teknologi pengolahan sampah dengan cara biodrying (pengeringan). RDF dapat dijadikan sebagai sumber energi terbarukan, saat ini RDF di Jakarta terdapat di Rorotan.
RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara, dirancang dengan memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan warga. RDF Rorotan hadir sebagai solusi pengelolaan sampah di Jakarta.
Melansir akun resmi Pemprov DKI Jakarta. RDF Plant berperan vital sebagai solusi permasalahn sampah di Jakarta, berikut rinciannya:
- Mampu mengolah hingga 2.500 ton sampah per hari.
- Mengurangi ketergantungan di TPA Bantar Gebang.
- Mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan industri semen dan pembangkit listrik.
Fasilitas ini dilengkapi sistem berlapis untuk menjaga kualitas udara. Sehingga, diharapkan dengan adanya hal tersebut tidak mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga sekitar.
Setiap tahap pembangunannya dilakukan dengan standar keamanan tinggi serta ruang komunikasi yang terbuka. Tujuannya, agar manfaat fasilitas ini bisa dirasakan bersama, sementara potensi dampak yang dikhawatirkan dapat ditekan semaksimal mungkin.
RDF Plant Rorotan ditargetkan beroperasi tahun ini dengan sejumlah penyempurnaan penting. Diantaranya, sistem berlapis untuk kualitas udara, mulai dari pengendalian debu dan gas buang hingga penetralisasi bau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....