Mangkunegaran Terus Berupaya Lestarikan Budaya Luhur Bangsa
- 27 Jul 2025 16:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pura Mangkunegaran Solo terus berupaya melestarikan warisan budaya luhur bangsa kepada masyarakat luas. Salah satunya dengan menyelenggarakan pameran bertajuk "Anungsung Mangkunegaran 1 Sura Dal 1959" di Gedung Sarinah, Jakarta.
Penutupan kegiatan tersebut yang bertajuk "Pamungkasaning Sura Dal 1959" berlangsung pada Sabtu (26/7/2025). Pemimpin Pura Mangkunegaran, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara X, mengaku bangga menyelenggarakan acara ini di Jakarta.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi ruang temu budaya antara Mangkunegaran dan warga Jakarta. "Kami sungguh-sungguh berupaya melestarikan dan menyebarluaskan warisan luhur bangsa ini secara luas," ujarnya.
Acara "Pamungkasaning Sura Dal 1959" dimulai dengan ritual bokor, klenengan gamelan, tarian, dan diakhiri dengan pertunjukan wayang kulit. Sembari menonton, pengunjung dapat menikmati sajian khas nasi liwet dan wedangan secara gratis.
Menurut Gusti Bhre, panggilan akrab Mangkunegara X, makna bulan Sura di Mangkunegaran bukan sekadar pergantian tahun kalender Jawa. "Ini adalah bulan berkah, waktu untuk mengheningkan diri, menata ulang batin, dan meresapi arah perjalanan ke depan," ujarnya.
Gusti Bhre menambahkan bulan Sura di Mangkunegaran tidak hanya berlangsung di lingkungan istana, tetapi juga menjangkau ruang-ruang publik. Ini dilakukan sebagai misi memperkenalkan spirit Sura kepada khalayak lebih luas agar tradisi ini tetap tumbuh dan berkembang.
"Pamungkasaning Sura, sesuai maknanya, menandai akhir bulan Sura sebagai waktu untuk mulai melangkah mewujudkan harapan," ujarnya. Kanjeng Gusti juga mengajak masyarakat meresapi nilai-nilai kehidupan yang penuh kesadaran di tengah ritme kehidupan yang serba cepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....