Stasiun Tanah Abang Operasikan Bangunan dan Peron Baru

  • 28 Jun 2025 18:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bangunan baru Stasiun Tanah Abang akan resmi dioperasikan mulai Minggu (29/6/2025). Pengoperasian ini dilakukan KAI Commuter bersama Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui BTP Kelas I Jakarta.

Pengoperasian ditandai dengan pelaksanaan switch over kedua sebagai kelanjutan dari proses sebelumnya. Pada Februari 2025 lalu, peron jalur 1 bangunan baru telah lebih dulu difungsikan.

Peron jalur 2 akan mulai digunakan untuk perjalanan ke dan dari arah Manggarai. Sementara itu, Commuter Line dari arah Kampung Bandan akan berhenti di jalur ini.

“Pada proses switch over ke-2 ini, juga akan mengubah pola operasi perjalanan Commuter Line Rangkasbitung,” ujar Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan, Sabtu (28/6/2025).

“Mulai 29 Juni 2025 nanti, seluruh kedatangan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung di Stasiun Tanah Abang akan masuk di jalur 3 bangunan lama stasiun. Selanjutnya, rangkaian Commuter Line akan melakukan pola langsir atau proses berpindah ke jalur 5 atau 6 di bangunan lama untuk kembali berangkat menuju Serpong hingga Rangkasbitung.”

Penumpang dari Rangkasbitung akan turun di jalur 3, lalu berpindah ke jalur lain. Untuk menuju Angke atau Kampung Bandan, pengguna bisa mengakses jembatan penghubung ke peron 1.

Penumpang dari Rangkasbitung yang akan menuju Manggarai tak perlu pindah peron. Commuter Line tujuan Manggarai akan membuka pintu di sisi kiri dan kanan secara bersamaan.

“Pintu kiri dari arah kedatangan sebagai akses keluar dan pintu kanan sebagai akses masuk ke dalam Commuter Line,” kata Leza.

Untuk perjalanan ke arah Serpong dan Rangkasbitung, penumpang tetap naik di jalur 5 atau 6. Jalur tersebut masih berlokasi di bangunan lama Stasiun Tanah Abang.

Perubahan pola alur ini ditujukan untuk mengurangi kepadatan di jembatan penghubung. Selain itu, diharapkan pengguna merasa lebih aman dan nyaman saat naik maupun turun.

Aula utama bangunan baru juga sudah bisa diakses oleh seluruh pengguna. Gerbang masuk tersedia di lantai dua, sedangkan gerbang keluar disediakan di lantai dasar.

Gerbang lama di bangunan saat ini tetap dapat digunakan untuk keluar dan masuk. Pengoperasian bangunan baru ini merupakan bagian dari optimalisasi pelayanan pengguna.

Dengan pengaturan ini, Stasiun Tanah Abang ditargetkan mampu melayani hingga 300 ribu pengguna. Saat ini, jumlah pengguna naik di hari kerja tercatat sekitar 54 ribu per hari.

Sementara, volume pengguna transit mencapai sekitar 145 ribu pada hari kerja. Di akhir pekan, jumlah tersebut masing-masing turun sekitar 10 ribu pengguna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....