Buleleng Segera Miliki Sirkuit Balap Pertama di Bali

  • 09 Mar 2025 10:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Singaraja: Buleleng akan segera memiliki sirkuit balap pertama di Bali. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mendukung penuh rencana pembangunan sirkuit yang berlokasi di Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada,

Dukungan tersebut disampaikan saat ia menerima audiensi dari jajaran Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Bali diketuai oleh I Gusti Ngurah Anom. Pertemuan digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (8/3/2025).

Bupati Sutjidra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan menyiapkan anggaran untuk akses masuk ke lahan sirkuit, termasuk anggaran pengaspalan. Akses jalan selebar delapan hingga 10 meter akan disediakan guna mengantisipasi kejuaraan-kejuaraan besar di masa mendatang.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan ini. Kita akan kaji dan hitung bersama dengan dinas terkait berapa anggaran yang dibutuhkan untuk membuka akses tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Buleleng juga akan bertanggung jawab atas keberlanjutan sirkuit ini setelah pembangunannya rampung. Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, itu menekankan bahwa tanggung jawab tersebut bisa dimulai dengan penyelesaian pembangunan sirkuit secara bertahap.

Jika sirkuit sudah selesai dibangun, maka dapat dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng. “Sirkuit ini nanti satu-satunya di Bali,” ujar Sutjidra.

Sementara itu, Ketua Pengprov IMI Bali, I Gusti Ngurah Anom mengungkapkan apresiasinya terhadap Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendukung penuh pembangunan sirkuit ini. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pihak terkait terus berjalan agar proyek ini bisa terealisasi dengan baik.

“Saya sudah siap untuk menyalurkan CSR sebesar Rp1 Miliar. Yakni untuk tahap awal pembangunan sirkuit di Lumbanan ini,” ucapnya.

Sebagai pengusaha sukses asal Buleleng, Ajik Krisna, panggilan akrab I Gusti Ngurah Anom menambahkan bahwa pembangunan sirkuit ini akan memakan waktu. Namun, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka akses jalan menuju lokasi sirkuit.

“Setelah akses jalan tersedia, setidaknya kejuaraan grasstrack bisa segera digelar. Untuk yang lainnya seperti slalom, drifting ataupun road race mungkin belum bisa, sambil jalan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....