Pendakian Gunung Merapi Ditutup hingga Awal 2025
- 23 Des 2024 16:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya mengatakan, jalur pendakian Gunung Merapi, Jawa Tengah ditutup sementara. Penutupan diberlakukan hingga awal 2025. karena pertimbangan aktivitas vulkanik yang tinggi.
"Kami merekomendasikan agar masyarakat tidak mendekati radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meliputi gempa hembusan, gempa vulkanik dangkal, dan tremor menerus," kata Hadi dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Senin (23/12/2024).
Ia mengungkapkan, data instrumental mencatat terjadinya satu kali erupsi Gunung Merapi. Erupsi itu diwarnai dengan 17 kali gempa hembusan, dan enam kali gempa vulkanik dalam.
"Hal ini menandakan aktivitas vulkanik masih cukup tinggi dan berpotensi membahayakan pengunjung. Koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terus dilakukan terkait keputusan perizinan pendakian," ucapnya.
Evaluasi terhadap status gunung, katanya, dilakukan berdasarkan pengamatan visual dan instrumental yang mendalam. Ia mengingatkan, masyarakat agar waspada terhadap ancaman lahar dingin di sungai-sungai berhulu di puncak Merapi.
"Dengan curah hujan tinggi saat ini, risiko banjir lahar dingin semakin meningkat. Masyarakat harus memperhatikan potensi bahaya lain seperti hujan abu, yang dapat memengaruhi kesehatan dan aktivitas sehari-hari," ujarnya. (Rangga Agram)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....