Menteri ESDM Resmikan BBM Satu Harga Klaster Maluku
- 18 Des 2024 22:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Ambon: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meresmikan sembilan penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga klaster Maluku. Di sembilan lokasi ini, harga BBM dipastikan sama dengan daerah lain.
“Yaitu, harga subsidi untuk jenis solar Rp6.800 dan pertalite Rp10 ribu per liter,” kata Bahlil, di Ambon, Maluku, Rabu (18/12/2024). Dengan ini, ia menegaskan, tidak ada lagi perbedaan harga dari harga yang ada di kota-kota maupun daerah-daerah lain.
Hal ini merupakan upaya konkret pemerintah mengatasi ketimpangan ekonomi dan disparitas harga BBM. Khususnya, bagi masyarakat di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Presiden Prabowo tidak ingin ada ketimpangan, baik presiden terdahulu maupun Presiden Prabowo berpandangan bahwa urusan rakyat adalah yang paling utama. Kita selesaikan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.
Ia mengakui, sebelum adanya program BBM Satu Harga, masyarakat harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli BBM. Di mana harga BBM saat itu bisa mencapai Rp35 ribu per liter.
“Dulu di tahun 2017 ketika saya masih di Papua membeli BBM di Wamena, Papua Pegunungan hingga mencapai puluhan ribu rupiah. Jika cuaca jelek, tidak bisa pesawat masuk, harga BBM bisa sampai Rp35 ribu," ujarnya.
"Jika dibandingkan harga solar di Jawa atau di daerah sumber minyak harganya waktu itu Rp7.000 (per liter). Berapa puluh kali lipat itu coba bayangkan," kata Bahlil.
Dengan adanya peresmian total 31 penyalur BBM Satu Harga, pemerintah telah berhasil menyelesaikan seluruh target pembangunan penyalur BBM Satu Harga. Yakni sebanyak 583 titik sejak tahun 2017 hingga 2024.
“Saat ini harga BBM di kota yang notabene subsidi akan sama dengan harga BBM yang di daerah terpencil. Ini adalah sebagai bentuk upaya kehadiran pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan bakar," ujar Bahlil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....