Banjir di Towiora Donggala 100 Rumah Warga Terendam

  • 01 Des 2024 05:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Palu: Sebanyak 100 rumah warga terendam banjir di Desa Towiora, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala. Sedangkan jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak sebanyak 100.

Demikian dilaporkan Kepala bidang kedaruratan dab logistik BPBD Sulawesi Tengah (Sulteng), Andy Sembiring di Kota Palu, Sabtu (30/11/2024). "Berdasarkan hasil asesmen, sebanyak 100 KK terdampak banjir di Dusun 1 dan Dusun 2, Desa Towiora," katanya.

Ia menjelaskan, data tersebut masih bersifat sementara dari hasil asesmen lapangan yang dilakukan BPBD setempat. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Andy mengatakan, banjir menerjang Desa Towiora karena intensitas hujan tinggi yang menyebabkan air sungai setempat meluap hingga ke permukiman warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Donggala, saat ini terus berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan melakukan asesmen serta pemantauan di lapangan.

Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini, yakni perbaikan drainase dan aliran kecil sungai. Hal ini dibutuhkan sebagai langkah mitigasi apabila intensitas hujan tinggi kembali mengguyur daerah setempat.

"Sampai saat ini hujan masih mengguyur dengan intensitas sedang. Banjir mulai berangsur surut, namun masih menggenangi rumah warga," katanya.

Ia mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi bencana di daerah. Khususnya bencana hidrometeorologi, pihaknya memaksimalkan ketersediaan pos peralatan.

Pos peralatan diperuntukkan sebagai tempat penyiapan peralatan dan logistik untuk mengantisipasi bencana. Selain itu, juga untuk memperpendek jarak distribusi peralatan penanggulangan bencana.

"BPBD Sulteng telah merencanakan pembangunan pos peralatan di Kabupaten Toli-Toli pada 2025. Pos itu mencakup wilayah kerja Kabupaten Buol dan sebagian Kabupaten Donggala," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....