Banjir Surut, Jakarta Fokus Pemulihan dan Pencegahan

  • 29 Nov 2024 11:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Banjir yang melanda beberapa kawasan di Jakarta telah surut. Kepala Satuan Pelaksana Data BPPD Jakarta, Christian Gotham Sihombing mengatakan, pihaknya kini fokus terhadap upaya pemulihan dan pencegahan.

Christian merinci, upaya pemulihan pascabanjir dilakukan dengan membagikan alat kebersihan kepada warga yang terdampak. "Kami menyalurkan alat-alat kebersihan seperti sapu, sabun, dan lain-lain," katanya saat diwawancara Pro3 RRI, Jumat (29/11/2024).

Ia mengungkapkan, banjir dipicu berbagai faktor, salah satunya hujan dengan intensitas lebat di beberapa wilayah. “Hujan deras membawa air ke Jakarta, lalu pasang air laut yang menahan,” ujarnya.

"Air pasang mungkin yang menahan air hujan untuk menuju ke laut, tapi lebih banyak itu adalah banjir kiriman," ucapnya. "Jadi akibat hujan di Bogor ya, di Depok yang memasuki wilayah Jakarta, seperti itu".

Dia melanjutkan, berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim hujan akan terjadi pada Februari 2025 mendatang. BPBD pun terus melakukan upaya pencegahan, agar warga Jakarta siap mengantisipasi banjir.

Sosialisasi melalui media sosial, media massa, serta pengeras suara di setiap kelurahan terdampak dilakukan. "Kita memberikan informasi apabila ada mulainya genangan-genangan di wilayah pesisir," katanya.

Pihaknya juga terus mempercepat pemasangan sistem peringatan dini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi banjir. Targetnya 90 alat Early Warning System (EWS) aktif pada Desember 2024.

Banjir terjadi di beberapa titik Jakarta, sejak pukul 11.00 WIB Kamis pekan ini. Ada 60 RT atau 0,196 persen dari 30.772 RT di Jakarta yang terdampak. (Intern/Putri Septianingrum)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....