Keistimewaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadhan
- 21 Mar 2024 08:18 WIB
- Fak Fak
KBRN Fakfak : Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat muslim. Keutamaan Bulan Ramadhan tentunya memberi banyak manfaat kepada umat Islam. Pada bulan ini umat muslim di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan serta melakukan berbagai ibadah lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Pasalnya, pada bulan Ramadhan terdapat berbagai keutamaan sehingga kehadiran bulan Ramadhan selalu dinanti. Ketika telah sampai bulan Ramadhan maka seluruh umat muslim saling berlomba untuk meningkatkan ibadah mereka dan mendapatkan beberapa keutamaan bulan Ramadhan ini.
Ramadhan dibedakan menjadi tiga fase, 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari ketiga. Setelah melewati 10 hari pertama puasa ramadhan yang salah satu keistimewaannya penuh dengan rahmat, kita akan memasuki 10 hari kedua puasa ramadhan yang juga memiliki berbagai keistimewaan. Umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat dan keikhlasan.
Dikutip dari laman NU Online, 10 hari kedua merupakan ampunan. Sebagaimana dinukil dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam Syuabul Iman dan diriwayatkan oleh Ibn Khuzaimah dalam Sahih ibn Khuzaimah: “Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka.” Oleh karena itu, sebagai seorang hamba yang tidak luput dari dosa, mari kita perbanyak melakukan amalan-amalan yang dianjurkan agar mendapat ampunan dari Dzat Yang Maha Pengampun.
Agar kita semakin bersemangat mengejar ampunan-Nya di 10 hari kedua puasa Ramadhan, mari kita simak beberapa keutamaannya berikut ini.
1. Pahala Dilipatgandakan
Keutamaan 10 hari kedua puasa Ramadhan yang pertama adalah mendapat pahala yang berlimpah. Hal ini disebutkan dalam Alquran, tepatnya di surat Al Baqarah ayat 183 berikut.
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa" (Q.S Al-Baqarah:183).
Disebutkan bahwa sebagai umat Islam, kita diwajibkan berpuasa pada bulan Ramadhan karena dengan berpuasa, berarti kita berikhtiar untuk menjadi seorang hamba yang bertakwa. Selain itu, sebagaimana dinukil dari hadits yang diriwayatkan Muslim, menjelaskan bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan akan diganjar berlipat ganda sampai 700x lipat. Terlebih lagi, jika kita ikhlas menjalankan puasa, maka Allah Swt. sendiri yang akan memberi ganjaran spesial untuk kita.
2. Sebagai Wujud Istiqomah
Saat memasuki awal bulan Ramadhan, kita mulai merasakan euforia semangat menjalankan ibadah puasa. Namun saat mulai memasuki 10 hari kedua puasa Ramadhan, kita mungkin mulai merasa lemas dan tidak bersemangat. Tanpa sadar kita mulai mengurangi intensitas ibadah, contohnya shalat tarawih jadi berkurang karena sibuk menyelesaikan pekerjaan atau banyaknya acara buka bersama, dan frekuensi membaca Al Quran berkurang dengan alasan yang sama. Padahal, banyak kebaikan yang sayang dilewatkan.
Keutamaan istiqomah dalam beribadah di bulan Ramadhan memiliki pahala luar biasa. Saat kita tetap mampu menjalankan rangkaian ibadah sunnah Ramadhan di tengah kesibukan, kita berarti telah menunjukkan ikhtiar meraih berkah dan pahala dari Dzat Yang Maha Agung.
3. Dosa Diampuni
Keutamaan 10 hari kedua puasa Ramadhan yang ketiga adalah dosa-dosa terampuni. Sebagaimana yang dinukil dalam hadits berikut.
"Siapa yang puasa Ramadhan dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu. Dan siapa yang bangun malam Qadar dengan iman dan ihtisab, telah diampuni dosanya yang telah lalu," (HR. Bukhari Muslim).
4. Mendapat Kebahagiaan dan Keberkahan
Keutamaan terakhir dari 10 hari kedua puasa Ramadhan adalah sebagaimana ternukil dalam hadits berikut.
"Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya," (HR. Muslim).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....