PLN Siapkan Sistem Kelistrikan Andal untuk Ramadan dan Idulfitri 1447 H
- 17 Mar 2026 15:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Demi Kelancaran Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PLN Siapkan Cadangan Daya 16.950 MW dan 72 Ribu Personel Siaga
- PLN Siapkan Cadangan Daya 16.950 MW Guna Amankan Listrik Idulfitri 1447 H
- Sebanyak 72.053 Personel dan 3.700 Posko Siaga Disebar di Seluruh Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo meninjau langsung kesiapan sejumlah pembangkit strategis termasuk PLTGU Cilegon, Banten pada Senin 16 Maret 2026.
Darmawan menjelaskan bahwa secara nasional PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada periode Idulfitri tahun ini akan mencapai 35.017 megawatt. Dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW sehingga masih terdapat cadangan daya mencukupi sebesar 16.950 MW.
"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia," ucap Darmawan dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa 17 Maret 2026. Dirinya melanjutkan bahwa kesiapan ini diperoleh lewat asesmen ketat yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, mulai dari sisi hulu pembangkitan hingga sisi hilir pada jaringan distribusi ke pelanggan.
"Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri," ujar Darmawan.
PLN juga menyiagakan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode RAFI 2026 untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan. Mobilitas personel tersebut didukung oleh 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit motor operasional guna memastikan petugas dapat bergerak cepat ke lokasi gangguan.
"Petugas kami all out untuk terus menjaga agar suplai listrik aman di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan berlapis di lokasi-lokasi prioritas," ujar Darmawan.
Lokasi prioritas yang mendapat perhatian khusus meliputi tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply, 1.349 unit gardu bergerak, serta 429 unit truk crane yang siap digunakan.
"Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah dengan nyaman," kata Darmawan.
Khusus pada sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali, PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW. Dalam kunjungannya, Darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang dioperasikan PLN Indonesia Power dengan kapasitas terpasang 740 MW.
Pembangkit ini berperan penting dalam menopang keandalan subsistem 150 kV Cilegon yang memasok kebutuhan listrik untuk kawasan industri serta masyarakat di wilayah Banten. Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernardus Sudarmanta menegaskan seluruh unit mesin dalam kondisi prima dan siap mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H.