Kedubes Rusia Gelar Bukber dengan 4.000 Jemaah di Masjid Istiqlal

  • 15 Mar 2026 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Jakarta menggelar buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Rohani Muslim Rusia, dan Badan Pengelola Masjid Istiqlal.

“Kami menyediakan paket berbuka puasa untuk 4.000 jemaah,” Kepala Perwakilan Majelis Rohani Muslim Rusia untuk Indonesia, Arip Sultanmagomedov. Menurut dia, ini merupakan kegiatan iftar yang terbesar yang digelar di Indonesia hingga saat ini.

Arip berharap terciptanya nilai-nilai kebersamaan serta dialog yang tulus di antara kaum muslim Indonesia dan Rusia. “Akan sangat berharga ketika orang-orang bisa bertemu tidak hanya secara resmi,” ujarnya.

Arip juga mendoakan tercapainya harapan-harapan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia. “Semoga Indonesia senantiasa diberi kedamaian, keberkahan, persatuan, dan masa depan yang baik bagi seluruh masyarakatnya,” ujarnya.

Sedangkan pihak Kemenag berharap kegiatan ini menjadi salah satu platform diplomasi agama antara Indonesia dan Rusia. “Semoga ini akan meningkatkan hubungan antarmasyarakat kedua negara,” kata Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar.

Menurut dia, hubungan erat antara Indonesia dan Rusia bukan hanya karena kedekatan sejarah. “Hal ini juga karena keberadaan populasi penduduk muslim di sana yang tidak sedikit,” ujarnya.

Gugun menambahkan Kementerian Agama berencana mengirimkan imam-imam dari Indonesia ke Rusia. “Sebelumnya kami telah mengirim pelajar-pelajar dari pesantren dan madrasah Indonesia untuk mengikuti kompetisi di Saint Petersburg,” ujarnya.

Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum menyambung persahabatan kaum muslim kedua negara. “Kami ingin berbagi rasa empati dan pengertian dengan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Tolchenov, agama seharusnya menjadi sesuatu yang menyatukan dalam hubungan antarnegara. “Sehingga kita bisa bekerja sama membangun dan menyejahterakan Indonesia dan Rusia bersama-sama,” ucapnya.

Rekomendasi Berita