Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-25 Bulan Ramadan, Ini Penjelasannya

  • 14 Mar 2026 18:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Umat Islam memasuki malam ke-25 Ramadan pada Sabtu malam, 14 Maret 2026. Malam ini menjadi waktu pelaksanaan salat tarawih malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.

Melansir Laman Nu, merujuk Kitab Durratun Nashihin menjelaskan keutamaan tarawih malam ke-25 Ramadan. Pada malam ini, Allah SWT menghilangkan siksa kubur bagi orang yang menunaikannya.

Keutamaan Malam Ke-25

Dalam kitab tersebut dijelaskan ganjaran besar bagi orang yang menunaikan tarawih dengan iman. Keutamaan itu berkaitan dengan keselamatan seorang hamba di alam kubur.

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةِ وَالْعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَذَابَ الْقَبْرِ

Artinya, pada malam kedua puluh lima, Allah akan menghilangkan siksa kubur darinya. Penjelasan ini menunjukkan besarnya ganjaran ibadah pada malam-malam akhir Ramadan.

Alam kubur merupakan tahap pertama kehidupan akhirat yang akan dilalui setiap manusia. Karena itu, setiap Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh untuk meraih perlindungan Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa orang beriman mendapat keteguhan di dunia dan akhirat. Ayat itu termuat dalam Surah Ibrahim ayat 27.

Ibrahim · Ayat 27 يُثَبِّتُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۚ وَيُضِلُّ اللّٰهُ الظّٰلِمِيْنَۗ وَيَفْعَلُ اللّٰهُ مَا يَشَاۤءُ ۝٢٧

yutsabbitullâhulladzîna âmanû bil-qaulits-tsâbiti fil-ḫayâtid-dun-yâ wa fil-âkhirah, wa yudlillullâhudh-dhâlimîn, wa yaf‘alullâhu mâ yasyâ'

Artinya: "Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Allah menyesatkan orang-orang yang zalim, dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."

Ayat tersebut menjelaskan Allah memberi keteguhan kepada orang-orang yang beriman. Keteguhan itu juga mencakup perlindungan ketika menghadapi kehidupan setelah kematian.

Amal ibadah seperti salat, puasa, dan kebaikan lainnya menjadi sebab datangnya pertolongan Allah. Karena itu, malam ke-25 Ramadan menjadi kesempatan memperbanyak ibadah dan istighfar.

Dengan demikian, salat tarawih malam ke-25 menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim. Ibadah yang dilakukan dengan ikhlas diharapkan menghadirkan ampunan dan perlindungan dari Allah.

Niat Salat Tarawih

Salat tarawih dikerjakan setelah salat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Ibadah ini dapat dilakukan sendiri maupun berjamaah bersama imam.

Dalam pelaksanaannya, sebagian umat mengerjakan delapan rakaat dan sebagian lainnya dua puluh rakaat. Keduanya dikerjakan sesuai kebiasaan yang berlaku di tengah masyarakat.

1. Niat salat tarawih sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

2. Niat salat tarawih sebagai imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

3. Niat salat tarawih sebagai makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....