Rekomendasi Menu Tradisional Timteng untuk Berbuka Puasa

  • 13 Mar 2026 16:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta — Masyarakat Timur Tengah memiliki tradisi dan budaya berbuka puasa dengan menyantap hidangan tradisional mereka. Berbagai negara di wilayah ini memiliki menu tradisional khas yang biasanya disajikan saat waktu berbuka puasa tiba.

Masyarakat Timur Tengah umumnya menyajikan makanan yang kaya rempah dan memiliki cita rasa kuat. Menu tersebut menjadi tradisi kuliner yang diwariskan turun-temurun, berikut menu-menu tersebut, dilansir dari berbagai sumber, Jumat, 13 Maret 2026.

  1. Harira

Di Maroko, masyarakat biasanya menikmati hidangan khas bernama harira saat berbuka puasa. Sup ini berisi daging, tomat, serta kacang-kacangan yang dimasak dengan berbagai rempah sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan hangat.

  1. Maamoul

Sebagai pelengkap, masyarakat Timur Tengah menyajikan hidangan penutup seperti maamoul. Kue kecil ini biasanya diisi dengan kurma atau kacang dan kerap disajikan saat Ramadan maupun perayaan hari raya.

  1. Mandi

Mandi merupakan menu berbuka puasa yang sering ditemukan di Arab Saudi. Hidangan ini berasal dari wilayah Hadramaut di Yaman dan berupa nasi yang dimasak bersama berbagai rempah serta daging.

Daging yang digunakan bisa berupa domba, kambing, ayam, maupun unta, dengan tomat, cabai hijau, serta minyak untuk memperkaya rasa. Proses memasaknya biasanya menggunakan panci tanah liat tradisional yang disebut tanoor dan dilengkapi.

  1. Harees

Di Maroko, masyarakat biasanya menikmati hidangan khas bernama harira saat berbuka puasa. Sup ini berisi daging, tomat, serta kacang-kacangan yang dimasak dengan berbagai rempah sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan hangat.

  1. Sorbat Adas

Sup lentil merah yang hangat dan biasanya disajikan bersama roti pita ini berasal dari Yordania. Sup tersebut dimasak dengan berbagai bumbu seperti kunyit dan kayu manis, kemudian ditambahkan parsley dan perasan lemon agar rasanya lebih segar.

Rekomendasi Berita