Presiden Prabowo Akan Serahkan Zakat ke Baznas

  • 13 Mar 2026 14:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyerahkan zakat maal (harta) dan fitrah ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Rencananya penyerahan zakat akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026 pukul 15.00WIB.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyatakan kesiapan untuk melayani Presiden Prabowo dan menteri untuk membayar zakat. Penegasan itu disampaikan oleh Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional Baznas Muhammad Hasbi Zaenal.

"Kita melayani zakat Presiden, zakat yang di Istana kita menyiapkan konter-konter penerimaan zakat. Siapa nanti yang menerima Pak Prabowo langsung, lalu siapa yang menerima Pak Wakil Presiden, lalu menteri-menteri, semua ada yang bertugas," kata Hasbi Zaenal saat dihubungi oleh Radio Republik Indonesia, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

"Jadi biasanya dalam momen zakat di Istana tersebut, kemudian Pak Presiden akan menunaikan zakat kepada Baznas. Kemudian diikuti oleh para menteri-menterinya," ujarnya.

Kegiatan bayar zakat di Istana Kepresidenan, adalah hal yang rutin pada setiap tahun. Biasanya zakat dibayar awal atau tengah bulan Ramadan namun kali ini akhir Ramadan.

"Biasanya ada sambutan dari Pak Presiden Prabowo tentang apa makna Ramadan dan zakat di bulan Ramadan, lalu kemudian disusul dengan sambutan Ketua Baznas setelah itu langsung menunaikan zakat," ujarnya menerangkan.

Rencananya zakat dari Presiden akan diterima langsung oleh Ketua Baznas Sodik Mudjahid. Kemudian dilakukan doa atas zakat yang telah diserahkan oleh Presiden Prabowo.

"Biasanya Pak Presiden itu menyerahkan dalam bentuk amplop artinya kita tidak tahu berapa isinya tetapi memang akan dihitung di situ, di tempat. Tapi tidak kita sebutkan berapanya, kecuali Pak Presiden sendiri yang menyampaikan, biasanya Pak Presiden tidak menyebutkan nominalnya seperti itu," ujarnya.

Ia mengatakan, pembayaran zakat oleh Presiden Prabowo menjadi contoh baik untuk bangsa Indonesia agar menjalani kewajiban membayar zakat. Ia berharap yang dilakukan Presiden Prabowo diikuti pejabat negara lainnya.

"Ini menjadi contoh baik untuk seluruh umat Islam Indonesia agar memenuhi kewajiban Rukun Islam yang ketiga, yaitu zakat. Jadi diikuti oleh gubernur, oleh bupati, dan wali kota di bawahnya,"katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo akan menunaikan zakat maal dan fitrah. Kemudian diikuti oleh para Menteri Kabinet Merah Putih.

"Diawali dengan acara pembayaran zakat mal dan zakat fitrah dari anggota kabinet ke Badan Zakat Nasional di Istana Negara. Acara itu sekitar jam 15.00 WIB," kata Teddy.

Rekomendasi Berita