ESDM Buka Posko Energi Nasional jelang Mudik Lebaran
- 13 Mar 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan layanan energi menjelang mudik dan Idulfitri 2026. Posko yang beroperasi selama 20 hari ini telah dibuka sejak 12 hingga 31 Maret 2026 di Gedung BPH Migas, Jakarta.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, posko ini diharapkan menjadi rujukan informasi terkait BBM, LPG, dan listrik bagi masyarakat. Selain itu juga menjadi tempat koordinasi berbagai instansi terkait agar layanan energi tetap terjaga.
“Secara nasional ketersediaan BBM dan LPG untuk kebutuhan Idulfitri sangat memadai. Posko juga menjadi pusat informasi bagi masyarakat dan pemangku kepentingan," kata Yuliot dalam keterangan tertulis di Jakarta, 13 Maret 2026.
Sementara itu, Ketua Posko Nasional sektor ESDM Erika Retnowati menekankan pentingnya sinergi antar lembaga. Kerja sama dibutuhkan agar pelaksanaan posko berjalan lancar.
“Penting bagi kita bersinergi agar pelaksanaan Posko berjalan dengan baik. Sinergi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan," kata Erika.
Koordinasi turut melibatkan Korlantas Polri untuk memantau kondisi lalu lintas. Informasi pembatasan rute dan titik kemacetan dapat diperoleh secara cepat.
Selama periode posko, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 125 terminal BBM. Selain itu tersedia 7.885 SPBU serta 72 depot pengisian pesawat udara.
Kebutuhan bensin diperkirakan meningkat sekitar 12 persen selama periode mudik. Sementara konsumsi solar diproyeksikan turun sekitar 14,5 persen.
Untuk LPG, pemerintah menyiagakan 40 terminal LPG dan ratusan fasilitas distribusi. Ketahanan stok LPG nasional diperkirakan berada pada kisaran 12 hingga 15 hari.