Ramadan, Jaksa Masuk Pesantren Tangsel Bekali Ilmu Hukum
- 12 Mar 2026 04:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Ratusan santriawan dan santriwati di Pondok Pesantren Al Amanah Al Gontory, Kota Tangerang Selatan mendapatkan pembekalan ilmu hukum. Hal ini dilakukan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan dalam program perdana bertajuk Jaksa Masuk Pesantren.
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Ronny Hutagalun mengatakan program ini merupakan yang pertama kali digelar pada tahun 2026. Kegiatan inj juga menjadi bagian dari program 'Kenali Hukum Jauhi Hukuman'.
"Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Pesantren untuk pertama kalinya. Tentunya pada kegiatan penyuluhan hukum di tahun 2026," ujar Ronny, Rabu, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan sasaran program ini tidak hanya terbatas pada sekolah umum. Tetapi juga menyasar kalangan santri di pesantren agar pemahaman hukum semakin merata dimasyarakat.
"Targetnya adalah selain sekolah-sekolah pada umumnya, kita juga mengarah kepada para santri untuk memberikan pengetahuan mengenai hukum. Sehingga semakin banyak masyarakat yang lebih mengenal hukum di Indonesia," ucapnya.
Pimpinan Ponpes Al Amanah Al Gontory, KH. Aditia Warman menyambut hangat program ini. Ia menilai penyuluhan hukum sangat dibutuhkan para santri agar mereka bisa menjaga diri dari perbuatan yang berujung pada pelanggaran hukum.
"Harapan saya dengan acara seperti ini, anak-anak melek hukum. Sehingga mereka bisa membatasi dan menjaga diri dari tindakan yang melanggar hukum," ucapnya.
Ke depan, Kejari Tangerang Selatan berharap program serupa dapat terus diperluas ke lebih banyak sekolah dan pesantren di wilayah Tangerang Selatan. Tentunyabdemi mencetak generasi muda yang cerdas secara hukum sejak dini.
Diketahui, sebanyak 400 santri hadir dalam kegiatan penyuluhan hukum tersebut, terdiri dari 200 santriawan dan 200 santriwati. Mereka mendapat materi seputar kehidupan remaja yang kerap bersentuhan dengan hukum, mulai dari bahaya bullying dan cyberbullime, Undang-Undang ITE, bahaya narkotika, hingga cara mencegah tawuran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....