Pertamina Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Mudik Lintasi Banten

  • 11 Mar 2026 15:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 3,6 juta kendaraan bakal melintas dijalur tol menuju wilayah Banten selama periode mudik Lebaran 2026. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) arus mudik dan balik.

Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori mengatakan kondisi operasional di Fuel Terminal Tanjung Gerem saat ini berjalan normal tanpa hambatan. Distribusi BBM ke seluruh SPBU juga berlangsung lancar meskipun sempat menghadapi kendala cuaca.

“Secara operasional saat ini dalam kondisi aman. Mobilisasi distribusi ke seluruh SPBU berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti,” ujarnya, Rabu 12 Maret 2026.

Sori juga menjelaskan berdasarkan rata-rata konsumsi Januari 2026, permintaan BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax diperkirakan meningkat hingga 9,6 persen selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI). Sementara, konsumsi Gasoil diprediksi mengalami penurunan sekitar 27,3 persen dibandingkan kondisi normal.

“Jika terjadi lonjakan konsumsi diatas rata-rata harian, kami menerapkan pola RAE (Regular, Alternative, Emergency, Red). Dengan pengalihan suplai secara estafet dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPBU wilayah Tangerang hingga ke Cikampek dan Balongan,” kata dia.

Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya menyebut lonjakan kendaraan yang melintas di wilayah Banten meningkat sekitar 700 ribu kendaraan. Jumlah ini dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026 yang mencapai 2,9 juta kendaraan.

“Dari total kendaraan tersebut, sekitar 28,9 persen diprediksi menuju Provinsi Banten. Oleh karena itu, kami melakukan proyeksi kebutuhan BBM dan berkoordinasi dengan tim operasional terminal untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi,” ujar Agung.

Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama mudik, Pertamina juga menyiagakan berbagai layanan tambahan. Di antaranya 210 SPBU siaga 24 jam, 11 mobil tangki standby sebagai SPBU kantong, serta layanan motoris BBM di 13 titik strategis yang dapat diakses melalui Call Center 135.

Selain itu, mobil tangki cadangan juga disiagakan disejumlah titik rawan kepadatan seperti jalur tol KM 43 dan KM 71, serta kawasan wisata Anyer dan Carita. Tim motoris juga ditempatkan di jalur penyeberangan Merak–Cilegon untuk mengantisipasi kemacetan.

Ditambahkan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Susanto August Satria, pihaknya telah mengaktifkan Satgas RAFI. Ini untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat, Pertamina telah menyiagakan Satgas RAFI. Kami memproyeksikan akan terjadi peningkatan konsumsi BBM, terutama untuk jenis Gasoline sebesar 9,6 persen dari rata-rata harian normal,” ujar Satria.

Selain memastikan stok di SPBU, Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan di sejumlah jalur krusial. Armada motoris Pertamina Delivery Service (PDS) disiagakan untuk membantu pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan, terutama di jalur tol yang rawan kemacetan.

“Kami juga menempatkan SPBU modular dibeberapa rest area yang belum memiliki fasilitas pengisian BBM permanen. Selain itu, kami berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan agar mobil tangki dapat memperoleh prioritas akses jika terjadi kemacetan total di jalur utama mudik,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....