Ramadan dan Lebaran Dorong Transaksi Belanja Online

  • 11 Mar 2026 14:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ramadan dan Idulfitri 2026 diproyeksikan menjadi momen penting bagi pertumbuhan belanja online masyarakat. Aktivitas transaksi digital diperkirakan meningkat meski tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, mengatakan Ramadan tetap menjadi pendorong utama transaksi digital. Namun demikian, menurutnya, peningkatannya diprediksi lebih moderat dibanding periode Lebaran sebelumnya.

“Ramadan dan jelang Lebaran memang menjadi momen penting, tetapi kenaikannya mungkin tidak sebesar tahun lalu,” kata Budi, kepada Pro 3 RRI, Rabu, 11 Maret 2026. Ia menyebut kondisi ekonomi membuat konsumen kini lebih selektif saat berbelanja.

Menurutnya, masyarakat cenderung memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan selama periode Ramadan. Selain itu, tren belanja kini menunjukkan perpaduan antara online dan offline.

“Di kota besar, konsumen sering melihat harga di online tetapi membeli secara offline, atau sebaliknya,” ujarnya. Fenomena ini juga dipengaruhi aktivitas buka puasa bersama dan ngabuburit di pusat perbelanjaan.

Budi mencontohkan, ramainya Pasar Tanah Abang menjelang Lebaran sebagai bukti masyarakat masih berbelanja langsung. Produk seperti pakaian biasanya dibeli offline karena dapat langsung dipakai.

Sementara itu, beberapa produk lain lebih sering dibeli secara online. “Misalnya hampers makanan yang bisa dipesan dari restoran lalu langsung dikirim ke konsumen,” ucapnya.

Ia juga menyoroti fenomena “rojali” atau rombongan jarang beli yang sudah lama terjadi dalam perdagangan digital. Konsumen kerap membandingkan harga di berbagai marketplace sebelum memutuskan membeli.

Untuk menarik minat belanja, pelaku usaha biasanya menawarkan berbagai promosi. Program bebas ongkir, live commerce, dan video commerce masih menjadi strategi utama menarik konsumen.

Dari sisi waktu transaksi, aktivitas belanja online selama Ramadan cenderung meningkat pada malam hari. Transaksi biasanya ramai setelah berbuka hingga menjelang sahur.

Kategori produk yang paling diminati masyarakat antara lain fashion muslim, makanan, produk kecantikan, dan kebutuhan rumah tangga. Permintaan produk tersebut meningkat signifikan menjelang Lebaran.

Budi mengingatkan masyarakat agar tetap bijak saat berbelanja online. “Utamakan kebutuhan, bandingkan harga, baca ulasan, dan pastikan transaksi dilakukan melalui sistem resmi platform,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....