Ajak Santri Istimewa Belanja Lebaran, Garudafood Komitmen Perkuat Inklusivitas

  • 10 Mar 2026 03:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang Selatan – Garudafood memperkuat komitmen inklusivitas melalui program sosial Ramadan. Kegiatan ini mengajak santri istimewa berbelanja kebutuhan Lebaran.

Program bertajuk “Belanja Bareng dan Donasi Pendidikan Santri Istimewa” digelar di Bintaro, Tangerang Selatan, Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan merupakan kolaborasi Garudafood, Mulia Boga Raya, dan Sekolah Relawan.

Head Corporate Communications Garudafood Dian Astriana mengatakan, program ini bentuk komitmen sosial perusahaan. Kegiatan dirancang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Garudafood berkomitmen memperbesar kontribusi melalui program bermanfaat dan berkelanjutan. Kami harap kegiatan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak menyambut Idulfitri," kata Dian dalam keterangannya, Senin, 9 Maret 2026.

Sementara itu, Executive Director Sekolah Relawan Rani Alfiani mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ini memberikan dampak psikologis positif bagi anak-anak.

Selain itu, lanjut dia, kolaborasi ini contoh nyata ekosistem sosial inklusif. "Bagi mereka, kesempatan memilih baju Lebaran meningkatkan kepercayaan diri," ujar Rani.

Sebanyak 100 santri dan anak yatim istimewa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah pesantren dan yayasan inklusi di wilayah Jabodetabek.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta berasal dari Pondok Pesantren Raudlatul Makfufin dan Yayasan Sayap Ibu. Ada pula Yayasan Peduli Kesejahteraan Yatim Disabilitas Islam Indonesia di Jakarta.

Setiap peserta menerima voucher belanja senilai Rp500 ribu. Voucher digunakan membeli pakaian baru atau perlengkapan sekolah menjelang Idulfitri.

Selain belanja bersama, perusahaan juga menyalurkan bantuan pendidikan. Bantuan diberikan melalui brand Prochiz milik PT Mulia Boga Raya.

Total bantuan pendidikan mencapai Rp30 juta untuk pesantren dan yayasan inklusi. Dana digunakan mendukung sarana pembelajaran inklusif bagi para santri.

Bantuan mencakup kursi roda, Al-Qur’an braille, dan media pembelajaran khusus. Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....