Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Simak Prakiraan Tanggalnya

  • 05 Mar 2026 12:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu momen paling istimewa dalam bulan Ramadan bagi umat Islam. Malam tersebut dikenal memiliki keutamaan besar karena nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan.

Karena keutamaannya sangat besar, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya bersungguh-sungguh mencari malam tersebut.

Para ulama menjelaskan Lailatul Qadar biasanya terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada rentang waktu tersebut.

Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah 1447 H, sepuluh malam terakhir Ramadan 2026 jatuh pada pertengahan Maret. Berikut prakiraan malam ganjil Lailatul Qadar.

Prakiraan Malam Ganjil Versi Pemerintah

  • Malam ke-21: 10 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23: 12 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25: 14 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27: 16 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29: 18 Maret 2026 malam

Prakiraan Malam Ganjil Versi Muhammadiyah

  • Malam ke-21: 9 Maret 2026 malam
  • Malam ke-23: 11 Maret 2026 malam
  • Malam ke-25: 13 Maret 2026 malam
  • Malam ke-27: 15 Maret 2026 malam
  • Malam ke-29: 17 Maret 2026 malam

Sebagian ulama memberi perhatian lebih pada malam ke-25, 27, dan 29. Bahkan sahabat Nabi, Ubay bin Ka’ab, meyakini malam yang paling mendekati adalah malam ke-27.

Karena waktunya tidak pasti, umat Islam dianjurkan tetap beribadah setiap malam. Dengan cara ini, peluang mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar menjadi lebih besar.

Selain waktu kemunculannya, sejumlah ulama juga menjelaskan tanda-tanda malam Lailatul Qadar. Tanda tersebut bersumber dari berbagai hadis Nabi Muhammad SAW.

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

1. Malam Tenang dan Nyaman

Salah satu tanda Lailatul Qadar adalah kondisi malam yang terasa tenang dan nyaman. Suasana tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Dalam hadis riwayat Ath-Thabrani disebutkan:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً

“Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan.”

2. Matahari Terbit Tidak Menyilaukan

Tanda lainnya terlihat pada kondisi matahari pada pagi hari setelah malam tersebut. Matahari terbit dengan cahaya putih tanpa sinar yang menyilaukan.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا

“Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa sinar yang menyilaukan.”

3. Malam Terasa Cerah

Beberapa riwayat juga menyebutkan malam Lailatul Qadar terasa cerah dan terang. Suasananya digambarkan seperti cahaya bulan yang menerangi langit.

4. Bintang Tidak Tampak Jelas

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bintang-bintang tidak tampak jelas pada malam tersebut. Langit terlihat berbeda dibandingkan malam biasa.

5. Hati Merasa Tenang dan Khusyuk

Para ulama juga menyebut adanya tanda spiritual pada malam tersebut. Orang yang beribadah merasakan ketenangan dan kekhusyukan yang mendalam.

Selain tanda-tandanya, malam Lailatul Qadar juga memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

  • Malam Penuh Keberkahan: Allah SWT menetapkan berbagai takdir penting pada malam tersQadar
  • Pahala Lebih Baik dari Seribu Bulan: Nilai ibadah pada malam ini melebihi ibadah selama seribu bulan.
  • Turunnya Malaikat Rahmat: Malaikat Jibril bersama malaikat lainnya turun membawa rahmat.
  • Malam Keselamatan: Malam tersebut dipenuhi kedamaian hingga terbit fajar.
  • Pengampunan Dosa: Orang yang beribadah dengan iman akan diampuni dosa-dosanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....