Berbuka Puasa dengan Air Kelapa, Apakah Baik untuk Tubuh? Simak Penjelasan Dokter
- 05 Mar 2026 10:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Berbuka puasa identik dengan minuman manis untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus. Salah satu pilihan yang kerap diminati adalah air kelapa, namun apakah benar baik untuk tubuh?
Dikutip dari laman Halodoc, Dokter sekaligus Pegiat Edukasi Kesehatan Saddam Ismail menganjurkan air kelapa sebagai minuman berbuka. Selain membantu mencegah dehidrasi tersembunyi, kandungan mineral alaminya dinilai mampu menjaga stamina dan kebugaran selama menjalani puasa Ramadan.
Menurutnya, tubuh di wilayah tropis seperti Indonesia lebih rentan kehilangan cairan dan elektrolit. Cuaca panas dan kelembapan tinggi membuat risiko dehidrasi meningkat meski seseorang merasa sudah cukup minum.
Dehidrasi tersembunyi terjadi ketika tubuh kekurangan elektrolit meski asupan air terlihat mencukupi. Kondisi ini dapat memicu lemas, pusing saat berdiri, hingga kram otot pada malam hari.
Air kelapa mengandung kalium, natrium, dan magnesium yang membantu keseimbangan cairan tubuh. Kombinasi elektrolit tersebut mendukung fungsi otot dan saraf tetap optimal setelah seharian berpuasa.
Selain itu air kelapa relatif ramah di lambung ketika dikonsumsi saat perut kosong. Minuman ini juga mengandung gula alami yang memberikan energi bertahap tanpa lonjakan drastis gula darah.
Saddam menambahkan kandungan L-arginine dan vitamin C berperan sebagai antioksidan alami. Senyawa tersebut membantu menangkal radikal bebas dan mendukung kesehatan jantung selama Ramadan.
Sejumlah penelitian, termasuk yang dimuat dalam jurnal Amerta Nutrition, menyebut air kelapa berpotensi mendukung metabolisme melalui aktivitas antioksidan. Manfaat tersebut dikaitkan dengan kandungan fitokimia, mineral, dan vitaminnya.
Meski demikian, air putih tetap menjadi kebutuhan utama saat sahur dan berbuka puasa. Air kelapa sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap untuk membantu proses rehidrasi lebih cepat dan efisien.
Para ahli mengingatkan konsumsi air kelapa tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan. Variasi makanan dan minuman bergizi seimbang tetap menjadi kunci menjaga kesehatan selama Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....