Simak Sejarah Pelaksanaan Puasa Ramadan
- 04 Mar 2026 16:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ramadan merupakan bulan suci dalam Islam yang memiliki sejarah panjang sejak masa awal perkembangan agama Islam. Ibadah puasa Ramadan tidak langsung diwajibkan, melainkan melalui proses pensyariatan bertahap dalam sejarah Islam.
Pada masa pra-Islam, praktik puasa sudah dilakukan oleh umat-umat Yahudi dan Nasrani dan ajaran agama lainnya. Baik dijadikan sebagai Ibadah maupun sebagai bentuk penyesalan.
Kemudian, kewajiban puasa Ramadan mulai ditetapkan pada tahun kedua Hijriah atau sekitar 624 Masehi. Perintah tersebut tertuang dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 sebagai dasar kewajiban bagi umat Islam yang berbunyi:
| Baca juga: Simak Jadwal Imsak DKI Jakarta 8 Maret 2026 |
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Umat Islam lebih dahulu menjalankan puasa Asyura yang dipraktikkan setelah peristiwa hijrah ke Madinah. Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam mendapati orang-orang Yahudi juga berpuasa pada 10 Muharram untuk merayakan penyelamatan Nabi Musa dan kaumnya dari Raja Fira’un.
Kemudian ketentuan tersebut digantikan. Kewajiban puasa menjadi selama satu bulan penuh setiap tahun di bulan Ramadan.
Pada masa Nabi Muhammad Sallallahu 'Alaihi Wasallam, pelaksanaan puasa memiliki aturan yang berbeda dibandingkan praktik saat ini. Awalnya, umat Islam berpuasa sejak malam hingga waktu berbuka berikutnya, sebelum kemudian diturunkan Al-Baqarah ayat 187 untuk disempurnakan menjadi dari fajar hingga matahari terbenam.
Puasa Ramadan juga berkaitan erat dengan turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Peristiwa Nuzulul Qur’an yang terjadi di bulan Ramadan memperkuat kedudukan bulan Ramadan sebagai bulan penuh berkah.
Seiring berkembangnya Islam ke berbagai wilayah, pelaksanaan Ramadan mengalami penyesuaian budaya tanpa mengubah prinsip ibadahnya. Tradisi berbuka bersama, sedekah, serta peningkatan ibadah malam menjadi praktik yang berkembang di banyak masyarakat Muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....