Ustaz Khairunnasri: Islam Ajarkan Keseimbangan Ibadah dan Solidaritas
- 01 Mar 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah pribadi dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim. Ajaran tersebut menolak sikap egosentris yang hanya mementingkan diri sendiri.
Musyrif Tahfidz Yayasan Pendidikan Islam, Ustaz Khairunnasri menegaskan Islam dibangun atas nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Hal tersebut ia sampaikan dalam Syiar Ramadan jelang berbuka puasa Pro 3 RRI, 1 Maret 2026.
"Islam tidak dibentuk dan dibagun dengan komponen egosentris. Sebenarnya, ibadah yang paling hebat adalah ibadah sosial, berhubungan baik dengan sesama saudara, berikan yang terbaik," ujarnya.
Khairunnasri mengatakan, Ramadan menjadi momentum terbaik memperkuat nilai solidaritas dan empati sosial masyarakat. Bulan suci mengajarkan pentingnya hadir membantu mereka yang membutuhkan.
Selain itu, Khairunnasri menjelaskan bahwasanya Allah pasti membalas setiap amalan kebaikan yang dilakukan hambanya. Namun, ketika dilakukan di bulan suci Ramadan, nilainya lebih besar dibanding amalan di bulan lainnya
"Dalam hadis Bukhari dan Muslim, Allah memang akan membalas amalan kebaikan hingga 700 kali lipat pahala. Tapi di bulan Ramadan, nilainya berlipat-lipat ganda, dan hanya Allah yang bisa menilai berapa besar balasannya," ujarnya.
Ia menambahkan, balasan tersebut tidak hanya dirasakan di dunia. Tetapi juga akan diberikan di akhirat.
Melalui Ramadan, umat Islam diharapkan meninggalkan sikap individualistis dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....