Arus Mudik Lebaran, Jalur Tangerang Ditarget Nihil Kecelakaan

  • 28 Feb 2026 16:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menargetkan nihil kecelakaan dalam rangka angkutan mudik Lebaran 1447 Hijriah. Ditambah lagi memastikan kelancaran arus mudik dan balik di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely menyampaikan, strategi pengamanan tahun ini mengedepankan manajemen lalu lintas terpadu. Kemudian pengawasan kelaikan kendaraan serta penguatan koordinasi lintas instansi.

“Target kami adalah Zero Accident (nihil kecelakaan, Red) selama periode angkutan Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan melalui pengawasan ketat, optimalisasi sarana prasarana, serta sinergi bersama seluruh stakeholder,” ujarnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Dia merinci beberapa langkah strategis yang akan dilaksanakan antara lain: pemasangan RPPJ Portable (Petunjuk Arah Mudik). Dishub juga akan memasang rambu petunjuk arah portable di sejumlah ruas utama seperti Jalan Daan Mogot, TMP Taruna, Sudirman, Otista, dan KS Tubun guna membantu kelancaran arus kendaraan pemudik.

"Kami juga melakukan ramp check dan pemeriksaan kelaikan kendaraan di Terminal Poris Plawad, pool bus seperti Rosalia Indah, ALS dan Hariyanto. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, sistem pengereman, ban, lampu, hingga kelayakan teknis lainnya," kata Suhaely.

Selanjutnya, sambung Suhaely, tes kesehatan pengemudi dan awak kendaraan. Kegiatan ini Dishub bekerja sama dengan instansi terkait untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan fisik dasar dan skrining narkoba.

"Tentu ini juga guna memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.

Kami juga monitoring sarana dan prasarana, mulai fasilitas pendukung seperti alat penerangan jalan, rambu lalu lintas, serta sistem pengawasan lalu lintas berbasis ATCS (Area Traffic Control System, Red)," ujarnya.

Masih menurut Suhaely, dibangun pula posko pengendalian dan monitoring angkutan Lebaran di sejumlah titik strategis. Lokasinya antara lain, Kebon Besar, Terminal Poris Plawad, Robinson, Pertigaan Gajah Tunggal, Mall Tangcity, Kebon Nanas, Alam Sutera dan CBD Ciledug.

Selain itu, lanjutnya, Dishub mengoptimalkan Tim Reaksi Cepat, penyediaan mobil derek, barikade dan traffic cone. Seluruhnya di jalur utama mudik guna mengantisipasi gangguan lalu lintas secara cepat dan responsif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta menjaga keselamatan selama perjalanan. Mudik aman adalah tanggung jawab bersama,” kata dia.

Diketahui, ruas Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Tangerang diprediksi bakal dipadati pemudik pada Lebaran/Idulfiri 1447 Hijriyah. Khususnya oleh para pengguna sepeda motor dari wilayah Jabodetabek yang hendak menuju Sumatera dan sejumlah daerah di Banten.

Pelaksana Teknis Kegiatan UPT PJJ Dinas PUPR Provinsi Banten Wilayah IV Tangerang, Harry mengatakan banyak pemudik memilih jalur selatan Tangerang. Lantaran, dinilai lebih cepat dibandingkan jalan arteri Tangerang–Serang yang kerap dilanda kemacetan, terutama saat puncak arus mudik.

"Berdasarkan pantauan dilapangan, jalur mudik diruas jalan selatan Kabupaten Tangerang saat ini tengah dilakukan perbaikan. Salah satu perbaikan sebelumnya telah dilakukan diruas jalan Tigaraksa–Citeras," ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....