Bapanas: Stok Pangan Papua Aman jelang Lebaran
- 24 Feb 2026 13:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jayapura - Pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan di Papua aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Distribusi diperkuat hingga wilayah pegunungan.
Kepala Biro Keuangan, Pengadaan, dan Umum Badan Pangan Nasional (Bapanas) E. Rini Yusniana mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan stok dan harga tetap terkendali. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pasokan pangan tetap aman, terutama menjelang Idulfitri,” ucapnya saat kegiatan Satgas Pangan di Papua Pegunungan, Senin, 23 Februari 2026.
Berdasarkan data Perum Bulog, stok beras di Jayapura mencapai sekitar 2.000 ton. Jumlah tersebut mencukupi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.
Tambahan pasokan sebanyak 775 ton saat ini dalam perjalanan menuju Papua. Langkah ini untuk memperkuat cadangan beras di wilayah tersebut.
Ketersediaan minyak goreng rakyat MinyaKita juga terjaga. Di Gudang Bulog Argapura tercatat stok sebanyak 7.200 liter untuk menjaga stabilitas harga.
Realisasi bantuan pangan periode Oktober–November 2025 telah mencapai 97,5 persen. Penyaluran terus dilanjutkan hingga wilayah dengan tantangan geografis dan keamanan tinggi.
Pada 2026, alokasi bantuan pangan di Tanah Papua mencapai 838.696 penerima. Bantuan tersebut tersebar di enam provinsi.
Sinergi Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan Polda Papua diperkuat untuk memperlancar distribusi. Gudang filial di Polres dimanfaatkan untuk memperpendek rantai pasok.
Frekuensi Gerakan Pangan Murah akan ditingkatkan menjelang HBKN. Fasilitasi distribusi pangan juga terus didorong agar harga tetap terjangkau.
Pemerintah memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan terus berjalan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....