Rawan Kantuk saat Puasa, Ini Waktu yang Tidak Dianjurkan untuk Tidur
- 19 Feb 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Saat berpuasa, rasa kantuk sering kali muncul di siang hingga sore hari, salah satunya setelah waktu Ashar. Dari sisi kesehatan, kondisi ini dapat dijelaskan sebagai respons tubuh terhadap perubahan pola makan, tidur, dan kadar gula darah.
Mengutip NU Online, ajaran Islam juga menekankan agar umat menghindari tidur pada waktu-waktu tertentu yang dinilai tidak dianjurkan. Ajuran ini bertujuan agar umat bisa menjalani aktivitas harian dengan sehat secara fisik dan spiritual.
Salah satunya adalah tidur setelah shalat Subuh hingga terbitnya matahari. Waktu tersebut dianggap penuh berkah bagi rezeki dan umur.
Selain itu, tidur setelah masuknya waktu Ashar juga dipandang kurang baik. Hal ini dikhawatirkan mengurangi daya pikir dan aktivitas produktif di sore hari.
Namun, hadits terkait hal ini dikategorikan sebagai lemah. Kendati demikian, banyak ulama masih menekankan kehati-hatian terhadap kebiasaan tersebut.
Waktu lain yang tidak dianjurkan adalah tidur sebelum melaksanakan shalat Isya. Hal ini dinilai dapat menyebabkan seseorang melewatkan waktu shalat berjamaah.
Selain itu, larangan tidur sebelum Isya juga dimaksudkan supaya umat tidak kehilangan momen penting ibadah malam. Di antaranya qiyam al-lail dan dzikir.
Di sisi lain, Islam menganjurkan umatnya untuk tidur siang sejenak atau disebut qailulah. Waktu qailulah sendiri ditafsirkan berbeda oleh para ulama.
Sebagian berpendapat dilakukan sebelum Dhuhur (saat matahari mulai tergelincir), sementara yang lain menilai pelaksanaannya setelah waktu Dhuhur tiba. Tidur qailulah diyakini dapat meningkatkan energi dan membantu dalam persiapan menjalankan ibadah malam.
Pola tidur yang dianjurkan Islam adalah menjadikan malam sebagai waktu utama beristirahat dan siang hari untuk bekerja serta beraktivitas. Dengan memahami ini, umat Muslim diharapkan dapat mengatur ritme harian secara lebih sehat dan sesuai tuntunan agama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....