Simak Tata Cara Salat Witir Beserta Niat dan Keutamannya
- 19 Feb 2026 10:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ibadah malam memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah salat witir sebagai penutup rangkaian ibadah malam.
Salat witir kerap dikerjakan setelah tahajud atau tarawih, khususnya di bulan Ramadan. Ibadah ini menjadi penyempurna sebelum memasuki waktu Subuh.
Disebut witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Pelaksanaannya fleksibel, namun tetap mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.
Salat witir merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk menutup salat malam. Rakaatnya dilakukan dalam jumlah ganjil, seperti satu, tiga, lima, hingga sebelas rakaat.
Rasulullah SAW bersabda:
أَوْتِرُوْا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ، فَإِنَّ اَللّٰهَ وِتْرٌ يُحِبُّ اَلْوِتْرَ
Artinya: Berwitirlah kalian semua, wahai ahli Al-Qur'an, karena sesungguhnya Allah itu ganjil, dan menyukai hal-hal yang ganjil (HR Khuzaimah).
Jumlah rakaat witir paling sedikit satu rakaat dan paling banyak sebelas rakaat. Penjelasan ini juga disebutkan dalam berbagai riwayat hadits.
Niat Salat Witir
Sebelum melaksanakan witir, umat Islam perlu melafalkan niat di dalam hati. Berikut beberapa bacaan niatnya.
1. Niat Witir 3 Rakaat Sekaligus
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka'aatin mustaq- bilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala.
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, tiga rakaat dengan menghadap kiblat, [makmum/imam], karena Allah Ta'ala.
2. Niat Witir 2 Rakaat + 1 Rakaat (Terpisah)
أُصَلِّي سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) للهِ تَعَالَى
Arab Latin: Usholli sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, dua raka'at dengan menghadap kiblat, [makmum/imam), karena Allah Ta'ala.
3. Niat Witir 1 Rakaat
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا / إِمَامًا) لِلَّهِتعالى
Arab Latin: Usholli sunnatal witri rakatan mustaqbilal qiblati adaan (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aala
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan Shalat Sunnah Witir, satu rakaat dengan menghadap kiblat, [makmum/imam), karena Allah Ta'ala
Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat
Witir dapat dikerjakan dengan dua rakaat salam lalu satu rakaat salam. Bisa juga tiga rakaat sekaligus dengan satu salam.
Urutannya dimulai dari niat dan takbiratul ihram. Dilanjutkan membaca Al-Fatihah dan surat pendek sesuai anjuran.
Jika tiga rakaat, rakaat pertama membaca Al-A’la dan kedua Al-Kafirun. Rakaat ketiga membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
Setelah itu rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua. Pada rakaat terakhir dianjurkan membaca doa qunut sebelum sujud.
Kemudian duduk tasyahud akhir dan diakhiri salam. Dengan begitu, salat witir pun selesai.
Doa Setelah Salat Witir
Usai witir, terdapat doa yang dianjurkan untuk dibaca. Berikut bacaan doa setelah sholat witir.
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ , سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ , سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسُ
Bacaan latin: Subhaanal malikil qudduus, Subhaanal malikil qudduus, Subhaanal malikil qudduus.
Artinya: "Mahasuci Allah Raja Yang Maha Suci, Maha Suci Allah Raja Yang Maha Suci, Maha Suci Allah Raja Yang Mahasuci." (Nabi mengangkat dan memanjangkan suaranya pada ucapan yang ketiga)." (HR Abu Daud dan Ahmad)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لاَ أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Bacaan latin: Allahumma innii a'uudzu biridhooka min sakhothika, wa bimu'aafaatika min 'uquubatika, wa a'uudzubika minka laa uhshii tsanaaan 'alaika', anta kamaa atsnaita 'alaa nafsika.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan berlindung kepada-MU dari siksaan-Mu. Aku tidaklah mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana Engkau menyanjung atau memuji diri-Mu sendiri." (HR Ash-Haabus Sunan, Ahmad, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Keutamaan Sholat Witir
1. Sholat witir memiliki banyak keutamaan bagi yang mengamalkannya. Ibadah ini disebut lebih baik daripada harta paling berharga.
2. Rasulullah SAW bersabda bahwa witir lebih baik dari unta merah. Unta merah saat itu merupakan simbol harta yang sangat mahal.
3. Witir juga menjadi tambahan pahala bagi seorang Muslim. Waktunya terbentang sejak setelah Isya hingga sebelum Subuh.
4. Sholat ini turut disaksikan para malaikat, terutama jika dikerjakan di akhir malam. Karena itu, witir di penghujung malam dinilai lebih utama.
5. Selain itu, Allah SWT mencintai amalan yang ganjil. Rasulullah SAW pun tidak pernah meninggalkan witir setiap malam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....