Peziarah Keluhkan Akses Tergenang TPU Budi Dharma jelang Ramadan

  • 16 Feb 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Sejumlah peziarah mengeluhkan akses menuju makam di TPU Budi Dharma, Cilincing, Jakarta Utara. Akses tersebut sampai dengan saat ini masih tergenang air akibat hujan dan drainase yang belum optimal.

Kondisi ini menyulitkan peziarah, terutama menjelang bulan Ramadan, saat tradisi ziarah keluarga meningkat. Salah satunya dialami salah seorang peziarah, Vivin.

Vivin mengatakan, dirinya rutin berziarah bersama keluarga setiap menjelang Ramadan untuk mendoakan orang tuanya yang telah meninggal dunia. Namun, curah hujan tinggi membuat akses menuju makam sulit dilalui.

“Dulu makam orang tua saya sering kebanjiran. Setelah ditinggikan memang sudah tidak banjir, tapi akses jalannya masih tergenang,” ujar Vivin kepada RRI, Senin, 16 Februari 2026.

Ia menjelaskan, untuk mencapai makam, peziarah harus berjalan di atas kayu dan melangkahi makam lain agar tidak terendam air. Kondisi tersebut dinilai berbahaya dan menyulitkan peziarah.

“Kita sampai ke makam harus lewat kayu-kayu dan melangkahi makam lain, bahkan hampir jatuh. Kalau ziarah, bunga yang ditaburkan jadi berserakan ke jalan karena kondisi becek dan tergenang,” katanya.

Vivin berharap, pengelola dapat segera memperbaiki akses jalan agar peziarah dapat berziarah dengan aman dan nyaman. Ia juga mengaku prihatin melihat sejumlah makam lain yang masih tergenang dan tampak kurang terawat.

Hal senada disampaikan peziarah lainnya, Rachim Yusuf. Ia mengatakan, kondisi banjir sebelumnya bahkan lebih parah dibandingkan saat ini.

“Sekarang masih mending, kemarin air sampai sepaha atau sekitar satu meter. Makam keluarga saya baru setahun harapannya ada kebijakan dari pengelola,” ujarnya.

Menurutnya, jika hanya menunggu perbaikan dari pengelola atau pemerintah, prosesnya bisa memakan waktu lama. Karena itu, ia berharap ada perhatian lebih terhadap kondisi akses dan lingkungan makam.

Menjelang Ramadan, peziarah berharap pengelola TPU Budi Dharma dapat melakukan penataan dan perbaikan akses. Sehingga kegiatan ziarah dapat berlangsung dengan lebih aman dan layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....