Hindari Kebiasaan Ini saat Berbuka agar Tidak Ganggu Pencernaan
- 13 Feb 2026 13:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menjelang berbuka puasa, banyak orang ingin segera menyantap hidangan favorit setelah menahan lapar seharian. Namun, mengonsumsi makanan yang salah saat perut baru terisi justru bisa memicu perut kaget, begah, bahkan mual.
Buka puasa seharusnya menjadi momen untuk mengembalikan energi secara perlahan, bukan sekadar balas dendam pada makanan. Tubuh yang langsung menerima makanan berat atau ekstrem dapat membuat sistem pencernaan kewalahan.
Untuk itu, penting memahami jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar perut tetap nyaman dan energi pulih secara optimal. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat baru berbuka puasa agar pencernaan tetap terjaga, sehingga ibadah malam Ramadan tetap lancar.
- Gorengan Berlebihan
Mengonsumsi gorengan langsung juga dapat menyebabkan perut kembung, penuh, dan menimbulkan rasa ngantuk. Makanan seperti bakwan, risol, atau pastel tentu mengandung lemak tinggi yang sulit dicerna saat perut kosong.
Selain itu, lemak yang terlalu banyak juga membuat tubuh lebih lamban menyerap nutrisi lain. Sebaiknya gorengan dinikmati setelah perut terisi makanan ringan terlebih dahulu.
- Makanan Terlalu Pedas
Saat berbuka, sebaiknya menunda dulu konsumsi sambal atau hidangan pedas. Perut yang masih kosong akan membuat lambung lebih mudah teriritasi.
Makanan pedas juga berisiko menimbulkan sensasi panas, nyeri, atau rasa terbakar di ulu hati. Kondisi ini lebih berpotensi bagi orang dengan riwayat maag atau gangguan pencernaan seperti GERD.
- Minuman Dingin dan Manis
| Baca juga: Cara Mengatasi Maag Kambuh saat Puasa |
Kombinasi minuman dingin dan gula tinggi dapat memicu kram perut, begah, bahkan diare. Lonjakan gula darah yang cepat juga menyebabkan tubuh mudah lemas sesudahnya.
Selain itu, suhu dingin dapat membuat lambung terasa kaget jika diminum saat perut kosong. Jadi, konsumsi minuman manis sebaiknya dibatasi dan dikombinasikan dengan makanan ringan.
- Makan Porsi Besar Sekaligus
Langsung makan dalam jumlah banyak saat berbuka puasa membuat sistem pencernaan kewalahan. Akibatnya, perut terasa begah, sesak, dan tubuh mudah lemas.
Buka puasa idealnya dilakukan bertahap dengan porsi wajar. Makan perlahan dapat membantu tubuh menyesuaikan diri dan tetap bertenaga hingga sahur.
- Makanan Tinggi Lemak
Selain gorengan, opor santan, rendang berlemak, atau fast food juga tinggi akan lemak. Mengonsumsi lemak berlebihan saat awal berbuka dapat mengurangi kenyamanan dan energi.
Sebab, lemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna, dan membuat tubuh terasa berat. Sehingga, tubuh jadi malas beraktivitas, termasuk ibadah malam di bulan Ramadan.
- Makanan Terlalu Asam
Makanan asam seperti asinan, rujak, atau minuman asam tinggi dapat mengiritasi lambung saat kosong saat berpuasa. Efeknya berupa perih di ulu hati, mual, dan rasa tidak nyaman di perut.
- Minuman Berkafein
Minuman seperti kopi atau teh pekat sebaiknya tidak dikonsumsi pertama saat berbuka puasa. Sebab, kandungan dari kafeinnya dapat merangsang asam lambung dan bersifat diuretik sehingga membuat tubuh cepat kehilangan cairan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....