Mengenal Grebeg Apem, Tradisi Menyambut Ramadan di Jombang

  • 12 Feb 2026 11:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Grebeg Apem adalah tradisi tahunan khas Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang digelar untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi ini juga biasa disebut Grebeg Apem Megengan dan menjadi bagian penting dari rangkaian menyambut Ramadan masyarakat setempat.

Acara utama tradisi ini adalah kirab gunungan kue apem yang dilakukan di pusat kota, seperti Alun-Alun Jombang dan sekitar Masjid Agung Baitul Mukminin. Dalam acara 2025, misalnya, beberapa gunungan besar apem diarak dari titik awal menuju alun-alun kota sebelum dibagikan kepada masyarakat.

Gunungan apem dibuat dari ribuan kue apem warna-warni yang disusun tinggi. Kemudian dihias sedemikian rupa untuk menjadi pusat perhatian warga.

Makna simbolis Grebeg Apem menurut adalah sebagai ungkapan syukur dan permohonan maaf sebelum memasuki bulan puasa. Kata “apem” diyakini berasal dari bahasa Arab afwan yang berarti “mohon maaf”, sehingga tradisi ini mengajak orang untuk membersihkan hati dan saling memaafkan.

Grebeg Apem juga memiliki nilai sosial agar warga bersiap secara jasmani dan rohani menyambut Ramadan. Pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga zakat, sekolah Islam, dan organisasi masyarakat, terlibat aktif dalam penyelenggaraannya.

Partisipasi anak-anak sekolah, pelajar, tokoh masyarakat, dan pemerintah mencerminkan semangat kebersamaan dalam tradisi ini. Banyak warga datang untuk menyaksikan arak-arak gunungan apem dan ikut merasakan kebahagiaan kebersamaan sebelum Ramadan.

Selain sebagai simbol permohonan ampunan dan kebersamaan sosial, Grebeg Apem juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kegiatan ini, nilai tolong-menolong, kebersamaan, dan persatuan diharapkan tercipta di tengah masyarakat menjelang ibadah puasa.

Hingga saat ini, tradisi Grebeg Apem masih lestari di Jombang sebagai warisan budaya yang erat dengan kearifan lokal. Tradisi ini menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga budaya serta menyambut Ramadan dengan hati yang bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....