Kisah Perjalanan Hidup Nabi Yusuf dan Mukjizatnya
- 05 Apr 2023 07:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nabi Yusuf AS dikenal sebagai sosok yang cerdas serta jujur dalam hidupnya. Nabi Yusuf juga merupakan nabi Allah SWT yang berasal dari kaum Bani Israel.
Beliau adalah anak Nabi Ya’kub dan Ribka, diantara kedua belas saudaranya, hanya Bunyamin saja menjadi saudara kandungnya. Ada banyak kisah semasa perjalanan hidupnya mulai lahir sampai akhir kehidupannya.
Dirangkum dari Gramedia.com, diceritakan bahwa perjalanan hidup Yusuf tidaklah mulus, banyak cobaan yang ia harus lewati. Meskipun Nabi Ya’qub memang memberikan perhatian lebih kepada Bunyamin dan Yusuf, daripada sepuluh anaknya yang lain.
Pada suatu malam, Nabi Yusuf bermimpi melihat sebelas bintang, bulan, dan matahari bersujud kepadanya. Lantas Nabi Yusuf AS menceritakan mimpi tersebut kepada ayahnya.
Namun, Nabi Yakub AS, melarang Yusuf untuk menceritakan mimpinya tersebut ke saudara-saudranya. Sebab, sang ayah tidak mau anaknya celaka ditangan anak-anaknya yang lain.
Suatu ketika, Nabi Yusuf pernah dibuang oleh saudaranya ke dalam sumur ketika berhasil membohongi Nabi Ya’kub. Saudara-saudara Nabi Yusuf AS memang sangat membencinya.
Mereka iri karena ayah mereka sangat menyayangi Nabi Yusuf dan juga karena parasnya yang tampan. Suatu hari, saudara-saudara Nabi Yusuf mengajaknya untuk bermain.
Semula, Nabi Yakub AS tidak memberi izin, namun karena terus didesak, akhirnya ia memperbolehkan. Sesampainya mereka di suatu tempat, saudara-saudara Nabi Yusuf langsung melemparkannya ke dalam sebuah sumur.
Sebelum itu, mereka melepas pakaian Nabi Yusuf dan melumuri tubuhnya dengan darah hewan. Saat kembali ke rumah, saudara-saudara Nabi Yusuf mengarah cerita bahwa Nabi Yusuf telah dimakan oleh serigala
Mendengar hal tersebut, Nabi Ya'kub merasa sangat sedih, ia terus menangis sampai membuat matanya buta. Tetapi, Allah SWT nyatanya menyelamatkannya dengan memberikan tali lewat seorang pedagang yang tengah lewat.
Nabi Yusuf kemudian dibawa dan kemudian dijadikan budak di rumah seorang pejabat bernama Qitfir. pada kala itu, Nabi Yusuf dianggap sangat membantu, ia kemudian diangkat menjadi pejabat kerajaan.
Bertahun-tahun kemudian, Nabi Yusuf tumbuh menjadi pemuda yang sangat tampan, jujur, dan berakhlak mulia. Namun, musibah kembali datang di dirinya yaitu ia difitnah oleh seorang bernama Siti Zulaikha.
Siti Zulaikha sendiri adalah istri dari Qiftir, yang tergila-gila pada Yusuf. Suatu hari, Zulaikha datang untuk menggoda Nabi Yusuf tetapi ia berhasil menghindar dari godaan tersebut.
Setelah itu Zulaikha yang kecewa kemudian memfitnah Nabi Yusuf dengan menyebut jika ia telah melakukan hal tercela. Mendengar hal tersebut, Qitfir menjadi murka dan akhirnya Nabi Yusuf dipenjara karena fitnah tersebut.
Tidak berlangsung lama, akhirnya ia dibebaskan dari penjara dan diangkat oleh Raja Mesir sebagai bendahara kerajaan. Hal itu didapatkan setelah Yusuf membantu Raja Mesir dalam mentafsirkan mimpinya.
Berkat kepengurusan Nabi Yusuf yang bijaksana, datanglah musim panas dan paceklik yang membuat rakyat tidak kebingungan akan bahan makanan. Mereka pun hidup tentram tanpa ada rasa khawatir akan krisis pangan bahkan derita kelaparan seperti masa sebelumnya.
Kabar inipun membuat banyak orang datang dari desa dan kota pinggir Mesir atau negara lain. Mereka mengaku jika kekurangan bahan pangan dan mengharap pertolongan dari Nabi Yusuf agar bisa membeli gandum sebagai stok sementara.
Maka dapat disimpulkan jika mukjizat yang diterima oleh Nabi Yusuf AS dari Allah SWT, berupa:
1. Nabi Yusuf diberi wajah yang sangat tampan, sehingga siapa saja yang melihatnya akan terpesona.
2. Nabi Yusuf adalah seorang tafsir mimpi, bahkan ia pernah menafsirkan mimpi Raja Mesir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....