Kisah Terciptanya Nabi Adam AS sebagai Manusia Pertama
- 04 Apr 2023 07:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan Allah SWT, untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi. Banyak orang belum mengetahui jika ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari kisah Nabi Adam AS.
Allah SWT pada saat itu, memberitakan kepada para malaikat bahwa ia akan menciptakan makhluk dari bangsa manusia. Makhluk ini diciptakan dari tanah di Bumi yang nantinya juga akan menjadi khilafah di Bumi.
Dillansir dari berbagai sumber, Selasa (4/3/2023). Kisah ini terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 30, berbunyi:
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada pada malaikat. 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi'," terjemahan surat Al-Baqarah ayat 30.
Dikutip dari buku "The Prophets: Kisah Hikmah 25 Nabi Allah" karya Nian Noviyanti, Allah SWT memerintahkan para malaikat. Hal itu dilakukan untuk mengambil tanah di muka Bumi.
Malaikat Izrail berhasil menjalankan tugas dari Allah SWT untuk mengambil sari pati tanah di Bumi. Setelah itu Allah SWR menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna.
Di mana manusia diberi akal, tubuh, dan jiwa, dan Allah SWT melengkapinya dengan meniupkan ruh Nabi Adam. Tidak hanya itu, Allah SWT juga melengkapi Nabi Adam dengan ilmu pengetahuan.
Para malaikat pun diminta untuk bersujud sebagai bentuk penghormatan pada Adam AS. Nabi Adam AS pun berdiam dan hidup di surga selama beberapa waktu.
Suatu ketika Adam merasa kesepian dan Allah SWT pun menciptakan Hawa untuk menemani Adam. Adam pun menikahi Hawa dan mengizinkan mereka berdua tinggal di surga dengan syarat tidak mendekati pohon khuldi.
Bertahun-tahun Adam dan Hawa mematuhi aturan itu hingga setan perlahan terus mencoba merayu mereka dengan tipu daya. Suatu ketika tipu daya berhasil tersebut berhasil, Nabi Adam lalu memetik buah pohon tersebut dan memakannya bersama Hawa.
Namun, setelah itu Adam dan Hawa langsung dihinggapi rasa bersalah dan aurat mereka tiba-tiba terbuka. Karena melanggar perintah itu, Allah SWT lalu memerintahkan Adam dan Hawa turun ke Bumi.
Saat turun di Bumi, Adam meratapi kesalahannya, keduanya memohon ampun kepada Allah SWT dengan bertobat. Sebagai khalifah di Bumi, Adam AS juga diangkat sebagai Nabi dan Rasul yang bertugas berdakwah di Bumi.
Singkat cerita, Nabi Adam AS jatuh sakit di usianya ke 960 tahun. Malaikat lalu mencabut nyawa Adam, saat menemui ajalnya, ia memperoleh perlakuan khusus dari para malaikat.
Dirangkum melalui Ibnu Katsir dalam bukunya Qashash Al-Anbiya, mengemukakan bahwa Adam AS wafat pada hari Jumat. Di mana kemudian malaikat menemui Adam AS sambil membawa balsam (wewangian) dan kain kafan dari Allah SWT yang berasal dari surga.
Setelahnya, para malaikat datang menemui Adam AS, saat Hawa (istri Nabi Adam) melihat kedatangan mereka. Ia mengetahui bahwa mereka adalah para malaikat dan Hawa segera berlindung mendekati Adam AS.
Lalu Adam AS menuturkan, "Menjauhlah dariku, sesungguhnya aku datang sebelum kamu. Oleh sebab itu, menjauhlah dari hadapanku dan dari hadapan para malaikat Tuhanku".
Tidak lama, malaikat mencabut nyawa Adam AS. Kemudian memandikan, mengafani, dan mengolesi tubuhnya dengan wewangian.
Selanjutnya, mereka mengubur jenazah beliau ke dalam liang kubur yang telah dipersiapkan. Menurut pendapat yang masyhur, jenazah beliau dikebumikan di pegunungan yang juga menjadi tempat beliau diturunkan dari surga.
Yaitu penggunungan yang bernama Hindi. Namun, ada juga yang mengatakan jenazah Adam AS dikubur di Jabal Abu Qubais, sebuah gunung di kawasan Makkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....