Epidemiolog Dukung Larangan Bukber Pejabat Pemerintah
- 24 Mar 2023 04:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Epidemiolog Masdalina Pane mendukung larangan pejabat pemerintah untuk tidak menyelenggarakan buka puasa bersama (Bukber). Menurutnya, larangan itu untuk meningkatkan citra aparat pemerintah yang kurang baik karena ulah oknum ASN yang hidup bermewahan.
"Ini karena dalam beberapa minggu terakhir citra pemerintah melalui ASN-nya tidak terlalu baik," kata Masdalina dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (23/3/2023) malam.
Ia menyebut larangan buka puasa bersama itu tidak ada hubungannya dengan transisi pandemi Covid-19 ke endemic. Hal itu dikarenakan sebelum ada larangan tersebut banyak pertemuan yang dilakukan, seperti kegiatan konser musik dan sejenisnya. "Itu tidak relevan dengan pengendalian Covid-19," ujarnya.
Menyinggung tradisi mudik lebaran tahun ini, Masdalina tidak mempermasalahkannya sepanjang tidak muncul varian baru Covid-19. Menurut dia, sejak WHO mengumumkan varian Omicron pada Desember 2022, hingga kini tidak ada varian baru lagi.
"Memang ada subvarian-subvarian dari Omicron, tetapi sifatnya hampir sama dengan induknya. Varian tersebut tidak virulence atau menyebar," kata Masdalina.
Apalagi, ujarnya, Indonesia sudah pernah memiliki pengalaman dengan mobilisasi sebanyak 80 juta orang pada mudik lebaran pada tahun lalu. Dan terbukti, mudik lebaran tahun lalu tidak berpengaruh terhadap peningkatan kasus yang terjadi.
"Jadi untuk mudik tahun ini sepanjang tidak ada varian baru, maka relatif aman," ucapnya.
Ia memperkirakan lonjakan kasus Covid-19 sangat minim pada mudik lebaran tahun ini. Alasannya, karena masyarakat sudah memiliki imunitas terhadap virus Corona.
"Imunitas itu bukan cuma dari vaksin saja, tetapi infeksi secara ringan. Karena Omicron sendiri memang dikenal tidak ganas," kata Masdalina mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....