Memahami Makna Mendalam Bulan Suci Ramadhan
- 04 Mar 2025 04:50 WIB
- Tahuna
KBRN, Tahuna: Dialog Ramadhan yang diselenggarakan RRI Tahuna pada 3 Ramadhan 1446 Hijriah, Senin (3/3/2025), di Masjid Ikhlas Beramal Tona 1, mengangkat tema “Makna Ramadhan”. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Supriadi Haribae sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Ustadz Supriadi Haribae menjelaskan bahwa kata Ramadhan berasal dari kata ramdha, yang berarti panas membakar. Penambahan alif dan nun pada kata tersebut menunjukkan makna panas yang dahsyat dan luar biasa.
Ia juga mengungkapkan bahwa penamaan bulan Ramadhan berkaitan dengan kondisi geografis masyarakat Arab pada masa lalu, di mana bulan kesembilan dalam kalender Hijriah ini sering bertepatan dengan musim panas.
Lebih lanjut, Ustadz Supriadi mengutip pendapat Imam Al-Qurthubi yang menyebut bahwa Ramadhan juga bermakna pembakaran dosa. Bulan suci ini dianggap sebagai waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk membersihkan diri dari segala kesalahan melalui ibadah, taubat, dan amal saleh.
“Ramadhan ada yang berkata diambil dari kata ramdha, ada juga yang berkata diambil dari kata ramadha. Baik ramdha maupun ramadha maknanya panas membakar,” jelasnya.
Penjelasan ini menegaskan bahwa esensi Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga perjuangan melawan hawa nafsu serta pembakaran dosa-dosa melalui ibadah yang khusyuk.
Dialog Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna Ramadhan bagi pendengar RRI Tahuna, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih bermakna dan penuh kesadaran spiritual. (JulGaf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....