MUI: Takjil Puasa Bagusnya tidak Pedas dan Dingin
- 02 Mar 2025 19:53 WIB
- Talaud
KBRN, Manado: Takjil adalah penganan makanan saat berbuka puasa, takjil aman dan sehat saat selesai melaksanakan ibadah puasa disesuaikan dengan kondisi kesehatan seseorang utamanya makanan dengan rasa manis, bagi seseorang dengan penyakit diabetes. sebabnya menu berbuka puasa didominasi dengan menu berasa manis.
Sementara pada pandangan islam, menurut ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Utara, K.H Abd Wahab Abd Gafur, menu takjil puasa cocok dalam berbuka puasa seperti yang disunnahkan adalah buah kurma,
Diakui Imam Besar Masjid Ar-Rahmah Banjer kota Manado ini, walaupun memang tanpa melihat buah kurma untuk menu berbuka puasa, komsumsi paling cocoknya saat berbuka puasa adalah yang mengandung manis tetapi tidak dalam keadaan dingin, tepatnya masih hangat.
"Dalam sunnah dianjurkan komsumsi saat berbuka Puasa adalah kurma, namun biasanya juga menu yang manis-manis untuk dikomsumsi, tapi tidak mengandung rasa pedas, begitu juga makanan yang tidak dingin," ujarnya, hari minggu (2/3/2025).
Menu takjil pun diharapkan saat membelinya, harus lebih memperhatikan label jual dan kadaluarsa, dikarenakan beresiko terhadap gangguan kesehatan terhadap seseorang.
Pandangan ilmu kesehatan, makanan manis dipilih saat berbuka puasa, sebabnya bisa mengembalikan energi tubuh dengan cepat kepada seseorang, namun dampak lainna bila kelebihan mengkomsumsinya berakibat buruk bagi kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....