Umat Katholik di Tanimbar Rayakan Bulan Rasario
- 02 Okt 2024 08:56 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki: Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan
Rosario bagi umat Katolik, waktu yang didedikasikan secara khusus untuk
menghormati Bunda Maria melalui doa Rosario. Sejarah Rosario sendiri bermula
dari devosi kepada Maria yang sudah lama ada dalam Gereja Katolik, dan sampai
saat ini terus di jalani oleh umat katolik di seluruh dunia, diawali
dalam doa bersama di setiap gereja pada tanggal 1 Oktober.
Pastor paroki Santo Petrus Paulus lorulun Paulinus Serin dalam khotbahnya pada misa pembukaan Bulan Rosaria tgl 1 oktober 2024 di Gereja Stasi Kristus Raja Tumbur mengatakan, dalam perjumpaan diantara sesama, baik keluarga,teman, sahabat atau siapa saja, akan di temukan sebuah hubungan relasi yang baik. Sebab semakin banyak perjumpaan akan menghasilkan perasaan saling percaya, mengenal satu dengan yang lain.
Sama halnya dengan perjumpaan antara dua sosok wanita katolik yakni Bunda Maria dan Ibu elisabet. Dimana perjumpaan antara dua wanita katolik ini yang memiliki usia yang berbeda jauh menghasilkan kegembiraan, dan kabar sukacita yang mendalam.
"Suasana yang di alami oleh Bunda Maria saat menerima kabar sukacita dari Malaekat Gabrile bahwa dirinya akan mengandung dan melahirkan putra Allah yang tunggal. Sedangkan Ibu Elisabet saudarinya di usia yang tua itu juga sedang mengandung seorang anak laki-laki," kata Pastor Serin.
Untuk itu Pastor Serin minta agar, makna dari perjumpaan dua sosok wanita katolik ini, patut di contohi oleh umat dan masyarakat dalam kehidupan setiap hari baik di dalam keluarga maupun dengan orang lain. Sebab dalam perjumpaan itu seringkali ditemukan,sukacita dan kebahagiaan, maupun kecemasan, marah, irihati dan mengecewakan.
Dalam kesempatan itu Pastor juga mengatakan, dalam bulan oktober ini umat diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan Bunda Maria dan berjumpa pula dengan sesama umat dalam rukun,baik itu tetangga, keluarga dalam doa Rosario.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....