PTQ RRI Pontianak Seleksi Peserta Tilawah

  • 19 Feb 2026 00:44 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak — Pelaksanaan Pekan Tilawatil Quran (PTQ) RRI tahun 2026 di RRI Pontianak menghadirkan sejumlah perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Khusus cabang Tilawah, proses seleksi dilakukan melalui sistem tapping atau perekaman sebelum dikirim ke tingkat pusat. Proses tapping ini dilakukan di studio rekaman RRI Pontianak pada hari Rabu, 18 Februari 2026.

Kepala Stasiun RRI Pontianak, Feri Widodo, mengatakan jumlah peserta Tilawah tahun ini mencapai sekitar 30 orang. Seluruh peserta menjalani proses perekaman yang kemudian akan dikirim ke pusat untuk dinilai.

“Untuk Tilawah pesertanya sekitar 30 orang. Setelah dilakukan tapping atau perekaman, hasilnya akan dikirim ke pusat dan pusat yang menentukan siapa yang berhak masuk ke babak final,” kata Peri Widodo saat diwawancarai saat menonton peserta tilawah di studio rekaman RRI Pontianak.

Selain Tilawah, terdapat cabang lain yang mewakili koordinator wilayah (korwil), yakni Tausiyah Putra-Putri, Hafiz Putra-Putri, dan Tartil Putra-Putri, masing-masing dua orang. Feri menambahkan, mekanisme penilaian dilakukan berbeda sesuai kategori lomba.

“Khusus Tausiyah juga dilakukan perekaman lalu dikirim ke pusat. Untuk Tahfiz dilakukan live langsung dari pusat dengan Dewan Hakim yang menilai. Tartil juga tapping dan dinilai oleh Dewan Hakim di pusat,” ujar Peri.

Pelaksanaan PTQ RRI tahun ini telah dimulai sejak pendaftaran yang ditutup pada 17 Februari. Sementara proses perekaman berlangsung hingga 23 Februari sebelum seluruh hasil dikirim untuk proses seleksi tahap akhir.

“Saya berharap dari kegiatan PTQ RRI tahun 2026 ini, duta-duta RRI Pontianak yang mewakili korwil bisa masuk babak final bahkan menjadi juara terbaik,” ujar Peri, mengaharapkan kepada para peserta.

Sementara itu, salah satu peserta Tilawah, Shelvyana (27), mengaku telah mempersiapkan diri sebelum mengikuti ajang tersebut. Ia aktif berlatih bersama komunitas tilawah yang diikutinya.

“Saat mau mengisi formulir untuk mengikuti PTQ RRI ini saya sudah latihan bersama komunitas tilawah,” kata Shelvyana diwawancarai setelah rekaman.

Shelvyana mengaku termotivasi mengikuti PTQ RRI karena masih berada dalam kategori usia persyaratan dan ingin terus mengembangkan kemampuannya. Ia sebelumnya juga pernah mengikuti lomba MTQ tingkat kabupaten dan provinsi.

“Harapan saya, kalau bisa lolos nanti dapat membawa nama Kalimantan Barat ke tingkat nasional dengan baik,” tutur Shelvyana.

Rekomendasi Berita