Porsadin VI di Lampung Dibuka, Sumsel Kirim 33 Kafilah
- 17 Nov 2024 19:55 WIB
- Palembang
KBRN, Lampung: Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyyah (Porsadin) VI Tingkat Nasional resmi dibuka pada Jumat (15/11/2024) di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Jati Agung, Lampung Selatan. Acara ini berlangsung hingga 18 November 2024 dan diikuti oleh 1.234 peserta dari 25 provinsi, mempertandingkan 12 cabang lomba seperti MTQ, Tahfidz, Kaligrafi, bulu tangkis, dan tenis meja.
Pembukaan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Pj. Gubernur Lampung, Samsudin. Turut hadir dalam acara ini Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sumsel, Badrut Tamam, pejabat Kanwil Kemenag Sumsel, beberapa kepala Kemenag kabupaten/kota se-Sumsel, perwakilan Kanwil Kemenag provinsi se-Indonesia, Ketua FKDT, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menyampaikan pentingnya kebanggaan terhadap pendidikan diniyyah yang berperan besar dalam membentuk karakter bangsa. Ia menekankan bahwa santri madrasah diniyyah memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan di berbagai bidang, termasuk menjadi pemimpin nasional. "Jangan pernah merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di madrasah diniyyah. Siapa pun bisa sukses, termasuk menjadi menteri," ujarnya, menekankan potensi santri.
Zulkifli juga menyoroti nilai moral yang diajarkan di madrasah diniyyah sebagai bekal penting bagi santri. Ia menjelaskan bahwa pendidikan diniyyah tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga pada pembentukan karakter mulia yang sangat dibutuhkan untuk kemajuan bangsa.
Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag Sumsel, Badrut Tamam, mengungkapkan harapannya agar Porsadin menjadi wadah mempererat persatuan antar-santri dari berbagai daerah. Ia menilai bahwa kegiatan ini mencerminkan pendidikan berbasis akhlak, ilmu, dan budaya lokal.
Provinsi Sumatera Selatan mengirimkan 33 kafilah dari berbagai pondok pesantren untuk berpartisipasi dalam Porsadin VI. Para peserta diharapkan dapat membawa semangat kompetisi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan budaya keislaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....