Menteri Wihaji Konsolidasikan Program Bangga Kencana di Pontianak

  • 07 Mar 2026 18:02 WIB
  •  Pontianak

RRI. CO. ID, Pontianak - Peran Tim Pendamping Keluarga disorot pemerintah pusat sebagai kunci percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan keluarga.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN RI, Wihaji, melakukan kunjungan kerja ke Pontianak, Sabtu (7/3/2026). Kunjungan ini difokuskan pada konsolidasi pelaksanaan program Bangga Kencana bersama Tim Pendamping Keluarga.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Barat tersebut diikuti sekitar 350 peserta. Mereka terdiri dari Tim Pendamping Keluarga, kader, serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Dalam pertemuan itu, Wihaji menilai Tim Pendamping Keluarga memiliki peran penting karena menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan tim di lapangan tidak hanya memberi edukasi tentang perencanaan keluarga, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan, gizi, hingga pendampingan bagi keluarga berisiko stunting.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program Bangga Kencana di Kalimantan Barat.

Wihaji turut menyoroti komitmen jajaran Kemendukbangga di daerah dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, termasuk upaya menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kalbar, Nur Yamin, mengatakan konsolidasi ini bertujuan memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas Tim Pendamping Keluarga.

Ia menegaskan para pendamping memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga di tingkat masyarakat, mulai dari edukasi kesehatan hingga pemantauan kondisi gizi keluarga.

“Melalui konsolidasi ini kami ingin memastikan seluruh Tim Pendamping Keluarga memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan program Bangga Kencana, terutama untuk percepatan penurunan stunting di Kalbar,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan kunjungan menteri menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan para kader yang bekerja langsung di masyarakat.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat memberi semangat baru bagi para pendamping keluarga dalam meningkatkan kualitas keluarga sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kota Pontianak.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjut Edi, akan terus mendukung berbagai program pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat agar dampaknya semakin dirasakan di tingkat keluarga.

Baca juga: Menteri Wihaji Dorong Penguatan Peran Tim Pendamping Keluarga di Pontianak

Rekomendasi Berita