Rabuansyah Angkat Keripik Lokal Jadi Usaha Keluarga

  • 17 Feb 2026 14:31 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Semangat pelaku UMKM lokal untuk berkembang kembali ditunjukkan. Salah satunya oleh Rabuansyah, pemilik usaha keripik singkong pedas manis dan keripik pisang coklat lumer, yang kini mulai dikenal luas di Kalimantan Barat hingga luar daerah. Usaha ini merupakan kelanjutan dari bisnis keluarga yang sempat vakum karena faktor usia orang tua.

Dalam acara Teras UMKM RRI Pontianak, Selasa, 17 Februari 2026, Rabuansyah menuturkan, usaha tersebut awalnya dirintis oleh sang ibu sejak ia masih sekolah. “Dulu saya masih SMP, jualannya dititip di kantin-kantin sekolah, kemasan seribuan, kadang tiga hari sudah habis,” ujarnya mengenang awal perjalanan usaha keluarganya dihadapan Host Budiman Taher .

Setelah sang ibu tidak lagi mampu berproduksi karena faktor usia, Rabuansyah mengambil inisiatif melanjutkan usaha tersebut. “Saya berpikir, daripada usaha emak diam dan vakum, lebih baik saya teruskan. Ini bukan sekadar cari untung, tapi menjaga usaha keluarga,” kata Rabuansyah.

Produk unggulan yang ditawarkan adalah keripik singkong manis pedas berbahan gula merah, cabai rawit, dan bawang putih, serta keripik pisang coklat lumer yang mulai booming dalam dua bulan terakhir. “Kalau singkong manis pedas itu masih best seller, sementara pisang coklat lumer jadi pendamping yang potensinya besar,” ujar Rabuansyah.

Dalam proses produksi, ia mengaku sangat menjaga kualitas bahan baku. Mulai dari pemilihan singkong, gula merah, hingga proses pencucian dan pengolahan yang dilakukan berulang kali. “Kalau kualitas bahan dijaga, rasa tidak akan bohong. Itu kunci kepercayaan konsumen,” tutur Rabuansyah.

Pemasaran pun kini akan beralih ke media sosial, mengikuti perkembangan zaman. “Dulu dari mulut ke mulut, sekarang dari sosmed. Alhamdulillah, produk kami bahkan pernah sampai ke Batam dan Afrika lewat jaringan pertemanan,” ungkapnya dengan bangga.

Ke depan, Rabuansyah berharap usahanya terus berkembang dan memberi manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar. “Intinya harus yakin dengan produk sendiri, jaga rasa, dan jangan pernah berhenti semangat,” ucap Rabuansyah.

Rekomendasi Berita