Mengatur Keuangan Ala Rasulullah SAW

  • 06 Jan 2026 19:49 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Rasulullah SAW mengajarkan bahwa harta adalah amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab dan niat ibadah. Keuangan bukan sekadar mencari banyaknya, melainkan bagaimana cara memperoleh dan menggunakannya secara halal serta bermanfaat.

Prinsip utama Rasulullah SAW dalam mengatur finansial adalah kesederhanaan dan tidak berlebih-lebihan. Beliau hidup sederhana meski memiliki kesempatan untuk bergelimang harta, sebagai teladan bahwa ketenangan hidup lahir dari kecukupan, bukan kemewahan.

Rasulullah SAW juga sangat menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi, keluarga, dan kepedulian sosial. Harta tidak ditumpuk, melainkan dialirkan melalui sedekah dan zakat agar keberkahannya terus mengalir.

Dalam pengelolaan keuangan, Rasulullah SAW menanamkan sikap amanah dan perencanaan. Setiap pemasukan dipastikan halal, dan setiap pengeluaran dipertimbangkan manfaat serta dampaknya bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Cara finansial ala Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kekayaan sejati adalah hati yang qana’ah. Dengan mengatur keuangan berdasarkan iman, seseorang akan meraih ketenteraman, keberkahan, dan keselamatan di akhirat. Wallahualam bishawab.

Baca juga: Inspirasi Cuan di Sektor Keuangan

Rekomendasi Berita